Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pengelolaan Sampah Pasar Induk Caringin Dinilai Bisa Jadi Percontohan Pasar Lain

Sugeng Sumariyadi
18/2/2026 22:11
Pengelolaan Sampah Pasar Induk Caringin Dinilai Bisa Jadi Percontohan Pasar Lain
Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya (ketiga dari kanan) mengunjungi tempat pengelolaan sampah di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung.(ISTIMEWA)

KABAR pengelolaan sampah di Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, sampai ke telinga Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya. Rasa penasaran membuatnya mengunjungi pasar itu, Rabu (18/2).

Hasilnya, Buky merasa terkejut dengan sistem pengolahan sampah di satu dari dua pasar induk yang ada di Kota Bandung itu. Terlebih pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin bisa menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak menyerap tenaga kerja.

"Ini luar biasa,  saya yakin pengolahan sampah Pasar Induk Caringin ini bisa jadi rule model atau percontohan semua pasar. Tidak hanya di Jabar saja tetapi bisa nasional," jelasnya.

Dia mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi dengan sistem pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin yang bisa menghasilkan produk bermanfaat bagi masyarakat. Sampah organik diolah menjadi pakan ternak, briket pengganti batu bara, bioetanol dan lainnya.

Bahkan hewan ternak yang mengkonsumsi produk olahan sampah dari Pasar Induk Caringin pun bisa mengalami kenaikan bobot dan produksi susu perahnya meningkat 10%-20%.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Pasar Induk Caringin, yang bisa mengatasi persoalan sampah ini dan menjadikannya produk bernilai ekonomi. Kalau begini kita tidak usah studi banding ke daerah lain, apalagi ke luar negeri, atau provinsi lain. Ternyata di Pasar Induk Caringin semua sudah beres. Mantap," ungkapnya.

Oleh karena itulah Buky optimistis sistem pengolahan sampah  Pasar Induk Caringin bisa menjadi percontohan bagi pasar lainnya dalam pengelolaan penanganan sampah di pasar.

"Saya minta pasar di Jabar harus punya pengelolaan sampah sendiri seperti pengelolaan sampah di Pasar caringin ini. Kalau mau belajar ke Caringin saja, ahlinya ada di sini," jelasnya.

Diungkapkan Buky, DPRD Jawa Barat sangat mendukung inovasi pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin, termasuk juga pembuatan regulasi mengenai hal tersebut.

"Kalau memang dibutuhkan regulasi tentunya kita akan dukung, dan kita pun dukung pak gubernur. Pak gubernur itu punya keinginan yang kuat agar Jawa barat ini bersih asri, terbebas dari urusan sampah. Begitu juga dengan Presiden Prabowo," tegasnya.

Presiden Prabowo, tambah dia, sudah mencanangkan program  Indonesia Asri. Daerah daerah di indonesia harus asri dan bersih.

"Saya akan menyampaikan berita baik ini ke seluruh Indonesia bahwa Pasar Induk Caringin ini luar biasa. Seluruh pasar harus memiliki tempat pengelolaan sampai sendiri seperti pasar ini," tandasnya.


Kelola 40 ton sampah


Sementara itu A Syarief Hidayat, Kepala Badan Pengelola Pusat Perdagangan Caringin mengatakan pihaknya sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna.

"Beliau sangat mengapresiasi  pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin dan harus jadi role model untuk Jabar. Tentunya ini luar biasa. Bahkan ketua DPRD pun berjanji akan membantu terkait regulasinya," jelasnya.

Saat ini, lanjut Syarief, pasar Induk Caringin sudah mengelola 40 ton sampah. Produknya berupa pakan ternak, silase, biotanol, pupuk dan RDF. Pihaknya juga sedang melakukan kolaborasi dan  penjajakan pemasaran dengan sejumlah perusahaan.

"Ada permintaan dari Unpad untuk pakan ternak yang terus kita penuhi. Termasuk juga perusahaan lainnya," jelasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner