Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ahok Saksi Sidang Korupsi Pertamina  : Lapangan Golf Tempat Negosiasi Minyak Paling Murah

Media Indonesia
27/1/2026 21:50
Ahok Saksi Sidang Korupsi Pertamina  : Lapangan Golf Tempat Negosiasi Minyak Paling Murah
Mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok(Muhammad A.Ghifari/MI)

KOMISARIS Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saksi sidang korupsi Pertamina. Ahok mengatakan lapangan golf merupakan tempat negosiasi minyak paling murah. 

"Saya kira golf adalah tempat negosiasi paling sehat paling murah. Jemur, jalan, murah, dan bayarin anggota main itu sangat murah," kata Ahok saksi sidang korupsi Pertamina dalam agenda pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Saat menjadi saksi sidang korupsi Pertamina, Ahok mengatakan klub malam mahal untuk menjamu para pengusaha minyak. Selain itu, ujar dia, bermain golf lebih sehat.

Ia mengatakan para pengusaha minyak dari Amerika Serikat, seperti dari Exxon dan Chevron, cenderung senang bermain golf.  Ahok pun menemani para pengusaha tersebut untuk melakukan negosiasi harga minyak dan belajar golf. 

"Karena misalnya saya nego dengan Exxon, saya mau minta bagian saham, itu ada negosiasi di lapangan golf," ungkap Ahok saksi sidang korupsi Pertamina, terkait korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada periode 2018-2023. 

Dalam kasus itu sembilan terdakwa ditetapkan sebagai tersangka. Ahok saksi sidang korupsi Pertamina yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. Sembilan terdakwa itu yakni pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto, Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) tahun 2023-2024 Agus Purwono, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping tahun 2022-2024 Yoki Firnandi, Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi (PMKA) Gading Ramadhan Juedo, serta Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) Dimas Werhaspati.

Ada terdakwa lain dalam kasus korupsi Pertamina yakni Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023 Riva Siahaan, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023 Maya Kusuma, Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga Edward Corne periode 2023-2025, serta Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) periode 2022-2025 Sani Dinar Saifudin.

Kasus korupsi Pertamina diperkirakan telah merugikan negara senilai Rp285,18 triliun. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya