Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Survei: 87,3 Persen Masyarakat Percaya Riza Chalid Terlibat Kasus Korupsi Pertamina

Putri Rosmalia Octaviyani
08/2/2026 19:18
Survei: 87,3 Persen Masyarakat Percaya Riza Chalid Terlibat Kasus Korupsi Pertamina
Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.(Dok. Youtube Indikator Politik Indonesia)

SURVEI Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Minggu, (8/2) menyebutkan sebanyak 87,3% masyarakat percaya Riza Chalid terlibat dalam dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina. Temuan terbaru itu menunjukkan tingkat keyakinan publik terhadap keterlibatan buronan Kejaksaan Agung tersebut telah mencapai level yang sangat dominan.

Dalam rilis survei nasional bertajuk Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga terhadap Lembaga-Lembaga Negara pada Minggu (8/2), Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian luas seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat (awareness).

Berdasarkan data survei periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepercayaan publik terhadap keterlibatan Riza Chalid dalam korupsi tersebut menyentuh angka yang sangat masif di kalangan responden yang mengetahui kasusnya.

Burhanuddin menjelaskan bahwa persentase masyarakat yang menyatakan percaya meningkat tajam dalam tiga bulan terakhir. Kelompok yang menyatakan "Percaya" melonjak menjadi 75,9% dari sebelumnya 66,2% pada Oktober 2025.

Sementara responden yang menyatakan "Sangat Percaya" berada di angka 11,4%. Jika diakumulasikan, terdapat 87,3% atau hampir seluruh bagian dari masyarakat yang mengetahui kasus ini meyakini bahwa Riza Chalid terlibat dalam skandal tersebut.

"Dari 44,5% warga yang tahu bahwa Riza Chalid menjadi buron Kejaksaan Agung dalam kasus korupsi tata kelola minyak Pertamina, mayoritas mutlak atau hampir seluruhnya percaya ia terlibat," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Data mencatat kenaikan signifikan pada jumlah warga yang mengetahui status hukum Riza Chalid. Pada Oktober 2025, awareness publik berada di angka 39,4%, namun kini meningkat menjadi 44,5% pada Januari 2026.

Di sisi lain, jumlah masyarakat yang meragukan keterlibatan pengusaha tersebut terus mengalami penyusutan hingga ke titik terendah. Responden yang menyatakan "Kurang Percaya" hanya tersisa 7,6%.

Sementara Kelompok yang menyatakan "Tidak Percaya Sama Sekali" berada di angka yang sangat kecil, yakni hanya 0,7%. Tingginya angka keyakinan publik yang mencapai hampir 90 persen ini mencerminkan ekspektasi besar masyarakat terhadap langkah tegas Kejaksaan Agung dalam menuntaskan kasus tersebut. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya