Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus Pemudik agar Aman dari Pungli di Daerah Wisata

Bayu Anggoro
11/3/2026 22:45
Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus Pemudik agar Aman dari Pungli di Daerah Wisata
Ilustrasi(ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) resmi mengoperasikan layanan hotline khusus mudik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Idulfitri 2026. Kapolda Jawa Barat Irjen. Rudi Setiawan menyatakan kehadiranhotline ini merupakan representasi komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat di lapangan.

Layanan ini dirancang sebagai jembatan komunikasi antara warga dan petugas selama perjalanan di wilayah hukum Jawa Barat.

"Hotline Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi Jawa Barat merasa aman dan mendapatkan bantuan cepat jika mengalami kendala," kata Rudi di Bandung, Rabu (11/3).

​Untuk mendapatkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi nomor whatsApp/telepon 0821-1606-621 atau layanan darurat polisi 110. Program ini, mengusung filosofi "sauyunan ngajaga lembur" yang mengedepankan kolaborasi kepolisian dan elemen masyarakat.

​Tak hanya soal kemacetan, Polda Jabar juga memberikan perhatian khusus pada penanganan barang hilang, seperti kartu ATM atau ponsel, melalui kanal pengaduan yang nantinya akan disosialisasikan lebih lanjut oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar. ​Selain arus mudik, Rudi menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi praktik pungli di lokasi wisata selama libur Lebaran.

Dia telah menginstruksikan jajaran personel untuk mengawasi ketat titik-titik keramaian.

"Wisata jangan ada pungli, seperti parkir liar dengan tarif yang melonjak drastis. Kami siapkan tim agar pengawasan dimaksimalkan," tegasnya.

Dia pun meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada petugas di lapangan jika menemukan praktik tersebut. ​Senada dengan Kapolda, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Komisaris Besar Raydian Kokrosono, menjelaskan bahwasaluran tersebut menjadi instrumen vital untuk memantau dinamika lalu lintas secara realtime selama Operasi Ketupat Lodaya.

​"Informasi dari masyarakat sangat membantu kami memetakan kondisi di lapangan. Dengan laporan cepat, petugas bisa segera melakukan penguraian kemacetan maupun penanganan kecelakaan sehingga arus tetap lancar," kata Raydian. (BY)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner