Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Dibantu KDM, Bupati Sumedang Jamin Kepulangan Warganya yang Terlantar di Papua

Sugeng Sumariyadi
10/3/2026 20:24
Dibantu KDM, Bupati Sumedang Jamin Kepulangan Warganya yang Terlantar di Papua
Lima warga Wado yang telantar di Papua.(ISTIMEWA)

LIMA warga Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, saat ini telantar di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berjanji akan memfasilitasi kepulangan mereka ke kampung halaman.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya membantu proses kepulangan para pekerja tersebut.

Adapun lima warga Kabupaten Sumedang yang saat ini berada di Papua yakni Rahya Efendi, Dedi, Jaja, Yusup Maulana, dan Dede Gunawan.

Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.

Namun hingga hampir satu bulan berada di lokasi, mandor yang menjanjikan pekerjaan tersebut tidak pernah datang, sehingga para pekerja tidak mendapatkan pekerjaan maupun upah seperti yang dijanjikan.

Akibat kondisi tersebut, para pekerja mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di lokasi.

Mengetahui kondisi itu, Bupati Dony langsung berkomunikasi dengan para pekerja melalui video call untuk memastikan kondisi mereka. Bupati juga memberikan dukungan moral agar para pekerja tetap kuat dan bersabar sambil menunggu proses pemulangan yang sedang diupayakan oleh pemerintah daerah.

“Insya Allah kami pastikan kelima warga tersebut pulang. Yang penting tetap tenang dan menjaga kesehatan sampai proses kepulangan selesai,” ujarnya.


Uang saku


Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang turut memberikan perhatian khusus serta membantu memfasilitasi proses pemulangan lima warga Sumedang tersebut.

"Proses kepulangan akan dilakukan melalui jalur penerbangan dari Bandara Dekai menuju Bandara Sentani di Jayapura, kemudian dilanjutkan ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sebelum akhirnya kembali ke Kabupaten Sumedang," ungkapnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan akan terus mengawal proses kepulangan kelima warga tersebut hingga mereka dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.

Selain itu Bupati juga akan memberikan bekal kepada para pekerja untuk membantu kebutuhan selama perjalanan pulang menuju Sumedang

"Pemkab Sumedang  berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta memastikan setiap warga yang mengalami kesulitan di luar daerah mendapatkan penanganan dan bantuan yang diperlukan,"ujarnya.

Bupati Dony memgimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar daerah yang tidak memiliki kejelasan, baik terkait perusahaan, kontrak kerja maupun pihak penanggung jawab di lapangan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner