Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Wali Kota Bandung Ultimatum Apjatel Tuntaskan Pekerjaan Hingga 12 Maret

Naviandri
09/3/2026 16:09
Wali Kota Bandung Ultimatum Apjatel Tuntaskan Pekerjaan Hingga 12 Maret
Pekerja tengah melakukan pekerjaan galian utilitas di wilayah Kota Bandung(MI/NAVIANDRI)

PEMERINTAH Kota Bandung meminta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk segera menyelesaikan pekerjaan galian utilitas yang dilakukan di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

Pemkot Bandung memberikan tenggat hingga 12 Maret 2026 bagi asosisi untuk menuntaskan pekerjaan tersebut.

"Kami meminta BUMN Telkom dan Apjatel segera mempercepat proses pengerjaan dan merapikan kembali kondisi trotoar yang telah digali. Saya juga minta agar Apjatel menginformasikan kepada publik titik-titik mana saja yang telah selesai dan titik-titik yang masih belum rapi," tegas Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi memang penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Namun proses pengerjaannya harus dilakukan dengan tertib serta memperhatikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Pemkot tentu mendukung peningkatan infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi. Namun pekerjaan di lapangan harus dikelola dengan baik. Kami meminta agar seluruh pekerjaan galian dapat diselesaikan paling lambat 12 Maret sehingga tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Farhan menyebut, keberadaan galian yang terlalu lama dibiarkan tidak segera diselesaikan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kemacetan, hingga potensi membahayakan bagi pejalan kaki karena melakukan banyak galian ditrotoar. Oleh karena itu,  pentingnya koordinasi antara penyedia layanan jaringan dengan Pemkot Bandung agar setiap pekerjaan utilitas dapat dilakukan secara terencana dan tidak menimbulkan keluhan warga.

“Hal yang terpenting adalah bagaimana setiap pekerjaan dapat selesai tepat waktu, kemudian kondisi trotoar dikembalikan seperti semula, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman,” tandasnya.

Farhan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mematuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan. Dengan begitu, proses pembangunan infrastruktur tetap berjalan namun kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

“Sekali lagi ini demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan dan trotoar,” tegasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner