Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Jelang Arus Mudik, Ketersediaan BBM Aman

Nurul Hidayah    
09/3/2026 17:19
Jelang Arus Mudik, Ketersediaan BBM Aman
Anggota DPR RI Komisi VI, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron,(MI/NURUL HIDAYAH)

JELANG arus mudik lebaran 2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional dipastikan aman.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPR RI Komisi VI sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, Minggu (8/3) malam saat berada di Cirebon.

“Saya sudah mengikuti evaluasi bersama sejumlah pihak terkait, termasuk Pertamina, PLN, serta sektor moda transportasi darat terkait kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Idulfitri,” tuturnya.

Hasil evaluasi menyebutkan bahwa stok BBM nasional masih cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

“Sampai evaluasi kemarin, untuk arus mudik dan arus balik, ketersediaan BBM, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan siap dan masih cukup untuk 21 hari kerja. Jadi masih cukup untuk 21 hari, dan itu terus ditambah sejalan dengan tingkat kebutuhan yang tentu sangat dibutuhkan, baik nanti saat mudik maupun saat balik,” lanjut dia.

Pada kesempatan itu, Khaeron juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar selama masa mudik Lebaran.

“Kita harus tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM untuk arus mudik lebaran,” pintanya.

Namun Khaeron pun mengakui bahwa situasi global saat ini ikut memberikan tekanan terhadap harga energi dunia. Memanasnya kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk penutupan jalur pelayaran strategis di selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.


BBM subsidi


Sebenarnya, lanjut dia, Indonesia pernah menghadapi situasi serupa, saat harga minyak dunia melonjak di era pemerintahan Presiden ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun pada masa itu pemerintah mampu mengelola dampak kenaikan harga melalui kebijakan yang terukur, salah satunya pemberian jaring pengaman sosial dan stimulus ekonomi untuk masyarakat.

Saat ini Khaeron pun meyakini pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan berbagai strategi menghadapi tekanan global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

“Pemerintah kemungkinan akan tetap menjaga harga BBM subsidi agar tidak membebani masyarakat,” tambahnya.

Dia yakin tidak ada kenaikan harga BBM sampai Hari Raya Idul Fitri kecuali yang floating price.

“Kebijakan kompensasi juga dapat menjadi salah satu opsi agar lonjakan harga energy tidak melampaui kemampuan daya beli masyarakat,” tandas Khaeron.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner