Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Polres Karawang Siap Terapkan One Way dan Contra Flow Jika Terjadi Kemacetan saat Arus Mudik

Reza Sunarya
10/3/2026 09:42
Polres Karawang Siap Terapkan One Way dan Contra Flow Jika Terjadi Kemacetan saat Arus Mudik
Rapat kordinasi antara lintas untuk.persiapan arus mudik Lebaran.(MI/Reza Sunarya)

SATLANTAS Polres Karawang, Jawa Barat, akan menerapkan sistem one way dan Contra flow jika terjadi kemacetan di sejumlah titik pada saat arus mudik dan balik Lebaran 1447 H. Satlantas juga akan membentuk tim urai dan melakukan penyekatan kendaraan sumbu tiga di Gerbang Tol Karawang Barat, Karawang Timur, dan Kalihurip.

Guna mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, Polres Karawang, Jawa Barat, juga akan menurunkan 785 personel yang didukung 17 pos pengamanan (pospam) yang tersebar di jalur tol dan arteri pada arus mudik dan balik Lebaran 1447 H.

"Sistem one way dan contra flow akan diterapkan jika diperlukan. Perhatian khusus juga diberikan pada titik-titik rawan macet di jalur arteri, seperti Tanjungpura, simpang Pendeuy, simpang Kartini, Pasar Kosambi, dan jalur pantura," kata Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, Senin (9/3).

AKB Fiki N. Ardiansyah, menegaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan upaya melayani masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran. 

"Operasi ini jangan dianggap rutinitas biasa. Pengalaman dari Operasi Lilin 2025 harus kita jadikan modal untuk melaksanakan tugas lebih baik lagi. Saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif," ujarnya.

Sementara, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang menyiagakan 140 personel yang tersebar di tiga pos pengamanan. Dishub Karawang juga memberikan pelayanan mudik gratis bagi warga Karawang yang ingin mudik ke kota kelahirannya.

Kadishub Karawang, Muhana, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggelar program mudik gratis dengan menyiapkan 15 unit bus. "Kami juga akan fokus pada pengaturan arus lalu lintas untuk memperlancar pergerakan kendaraan," jelasnya.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan saat malam takbiran, Pemkab Karawang meminta pimpinan di wilayah Kecamatan untuk aktif mengecek rambu-rambu, lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Pemkab juga akan memberikan tindakan kepada pimpinan di wilayah Kecamatan Nika masih ada warganya yang melakukan pawai menggunakan sound horeg hingga ke pusat kota.(RZ/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner