Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Dinas Kesehatan Temukan 34 Anak Positif Campak di Kabupaten Garut

Kristiadi
10/3/2026 15:59
Dinas Kesehatan Temukan 34 Anak Positif Campak di Kabupaten Garut
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Yodi Sirojudin.(MI/Kristiadi)

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut melaporkan temuan 34 kasus positif penyakit campak pada anak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di Labkesda Provinsi Jawa Barat. Kasus tersebut terdeteksi sepanjang periode Januari hingga Februari 2026.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Yodi Sirojudin, menyatakan bahwa meski ditemukan puluhan kasus, kondisi di wilayahnya masih relatif aman dan terkendali dibandingkan daerah lain. Hingga saat ini, dilaporkan tidak ada angka kematian akibat kasus tersebut.

Kronologi dan Penanganan Pasien

Penemuan kasus bermula ketika sejumlah anak yang mengeluhkan gejala sakit dibawa ke Puskesmas. Petugas kesehatan yang mencurigai adanya gejala campak segera mengambil sampel darah untuk dikirim ke laboratorium.

"Hasilnya 34 anak dinyatakan positif dari pemeriksaan Labkesda Jabar. Namun, mereka kini sudah kembali sembuh setelah sempat mendapatkan perawatan intensif," ujar Yodi pada Selasa (10/3).

Ia menambahkan bahwa penyakit campak di Kabupaten Garut tidak menyebar secara masif karena penanganan cepat. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan guna menghindari gejala sakit berat melalui program Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Strategi Ring Vaksinasi dan Edukasi

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Garut gencar melakukan vaksinasi campak dengan sasaran utama balita. Saat ini, angka capaian vaksinasi diklaim telah mencapai ribuan sasaran.

Pihak Dinkes juga menerapkan strategi "Ring Vaksinasi", yakni memperkuat cakupan imunisasi di wilayah yang ditemukan pasien positif. Langkah ini mencakup:

  • Penyelidikan epidemiologi dan investigasi lapangan.
  • Pengambilan sampel darah pada pasien suspek.
  • Pemberian Vitamin A untuk balita di wilayah terdampak.
  • Penyediaan obat-obatan dan fasilitas perawatan pasien.

"Petugas kesehatan akan melakukan ring vaksinasi campak, terutama pada kelompok balita dan anak sekolah. Kami juga terus melakukan edukasi kepada para ibu agar rutin memeriksakan anaknya ke fasilitas kesehatan," tambah Yodi.

Imbauan bagi Orangtua

Dinkes Garut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki balita, untuk segera melengkapi status imunisasi anak. Imunisasi dianggap sebagai cara paling efektif untuk mencegah penularan campak yang bisa memicu komplikasi serius.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan imunisasi guna memastikan Kabupaten Garut bebas dari ancaman wabah campak di masa depan. (AD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner