Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Lebih dari Seribu Paket Sembako Bersubsidi Disalurkan di Cimahi Jelang Lebaran

Depi Gunawan
12/3/2026 11:24
Lebih dari Seribu Paket Sembako Bersubsidi Disalurkan di Cimahi Jelang Lebaran
Warga Kota Cimahi membeli kebutuhan pokok dalam operasi pasar.(MI/DEPI GUNAWAN)

LEBIH dari seribu paket bahan pokok bersubsidi disalurkan kepada masyarakat Kota Cimahi. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran.

Setiap paket berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan tepung terigu 1 kilogram. Nilai total paket mencapai Rp96.700. Namun berkat subsidi pemerintah sebesar Rp56.700, masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp40.000 per paket.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Iyun Sapta Mulyana mengatakan, operasi pasar ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya menjelang hari raya ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

"Menjelang hari raya keagamaan, harga kebutuhan pokok biasanya naik. Program operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok," katanya.

Dari total 1.086 paket yang disediakan, sebanyak 543 paket didistribusikan di Kelurahan Melong dan sisanya di Kelurahan Utama. Proses distribusi dilakukan melalui pendataan warga di tingkat kelurahan dan RW agar penyaluran lebih tertib dan tepat sasaran.

"Pendataan melalui kelurahan dan RW membuat distribusi bantuan lebih tertib, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan kerumunan masyarakat," ujarnya.


Tidak dijual lagi


Ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan paket subsidi tersebut secara bijak untuk kebutuhan rumah tangga, serta tidak memperjualbelikan kembali dengan harga yang tidak wajar.

"Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat. Gunakan sebaik-baiknya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani menjelaskan bahwa operasi pasar bersubsidi merupakan bagian dari program pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan serentak di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan 94.391 paket bahan pokok dalam program Operasi Pasar Bersubsidi (Opadi) yang didistribusikan pada 10–14 Maret 2026.

"Melalui operasi ini, kami berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu menjelang Idulfitri," jelasnya.

Ia menambahkan program ini menyasar masyarakat yang paling terdampak kenaikan harga bahan pokok, terutama kelompok masyarakat pada kategori desil dua dan tiga.

"Penentuan jumlah paket di setiap daerah juga mempertimbangkan tingkat inflasi daerah, jumlah penduduk yang membutuhkan, serta tren kenaikan harga komoditas pangan di wilayah tersebut," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner