Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap superfood alami, moringa atau daun kelor kembali mencuri perhatian berkat kandungan nutrisinya yang tinggi.
Tanaman yang tumbuh liar di pekarangan rumah masyarakat Indonesia ini ternyata menyimpan potensi global melalui vitamin, mineral, dan antioksidan yang lengkap.
"Meski kaya nutrisi, pemanfaatan moringa dalam negeri masih cenderung sederhana. Belum banyak yang mengolahnya secara serius dengan standar internasional," ungkap Founder dan CEO Treelogy Sacha Aguila, di Bandung, Rabu (26/11).
Dari celah inilah muncul ruang besar untuk inovasi ruang yang kemudian diisi oleh Treelogy dengan pendekatan yang jauh lebih holistik dan berkelanjutan.
Didirikan pasca pandemi Covid-19, Treelogy bukan bermula dari ambisi profit, melainkan refleksi terhadap hubungan vital antara kesehatan manusia, pertanian, dan kondisi bumi.
"Misi kami ialah untuk memulihkan kesejahteraan melalui nutrisi regeneratif yang memadukan alam dan sains secara seimbang justru kini mampu mengubah moringa menjadi green gold Indonesia," tambah Sacha.
Bersertifikat USDA Organic, EU Organic, dan SNI Organic, setiap proses produksi di Treelogy dirancang untuk pembaruan pemanenan air hujan, pengomposan, dan rotasi tanaman yang memperkaya tanah lebih sehat daripada sebelumnya.
Dipilah manual
Tata kebun yang dikembangkannya di Bali Timur mengikuti ritme perawatan manusia. Seperti jalur jalan yang lebih pendek, alat ergonomis, dan area teduh untuk beristirahat melindungi para petani yang merawat setiap daun.
Sacha menambahkan Setiap daun moringa dipetik dan dipilah manual sekitar 65 gram per jam oleh perempuan lokal yang terlatih dalam penyortiran presisi.
Proses yang tampak lambat ini menjaga kemurnian, tekstur, dan kepadatan nutrisi, memastikan setiap batch terdiri dari 100% daun, bebas batang sepenuhnya.
Usai dipanen, lanjut dia, daun dikeringkan pada suhu 38°C untuk mempertahankan warna hijau cerah dan integritas nutrisinya.
Seluruh proses dilakukan di fasilitas Treelogy yang bersertifikat BPOM, Halal, ISO, GMP, dan HACCP menjamin ketertelusuran penuh dari kebun hingga produk akhir.
Izin BPOM
Setelah lebih dari satu tahun persiapan, Treelogy menjadi yang pertama mendapat izin dari BPOM untuk memproduksi kapsul moringa bersertifikat.
Hal itu menjadi tonggak penting yang memungkinkan industri herbal nasional melangkah melampaui ekspor bahan mentah menuju formulasi wellness bernilai tinggi.
Sacha mengungkapkan fondasi Treelogy berdiri di atas tiga pilar regeneratif antara lain people care, earth care, dan future care.
Melalui people care, para pekerja menerima upah 36,9% di atas upah minimum regional, menegaskan bahwa pertanian adalah kerajinan yang bermartabat.
Lalu, earth care menghidupkan kembali tanah melalui pengayaan bahan organik, pengomposan, dan pengelolaan air yang berkelanjutan.
Future Care membagikan alat dan metode regeneratif open-source kepada petani Indonesia lainnya, memastikan kemajuan menjadi upaya kolektif.
Treelogy juga memperluas manfaat moringa ke perawatan kulit alami, menghasilkan minyak biji moringa cold-pressed yang kaya asam oleat dan antioksidan.
Fungsinya, untuk menutrisi lapisan pelindung kulit dan mengembalikan kilau alami wellness yang dimulai dari dalam dan berlanjut ke luar.
Treelogy menjadi bukti hidup kearifan lokal dan sains modern dapat tumbuh berdampingan. Ini mewakili generasi baru industri di Indonesia yang menyembuhkan bumi sambil menggerakkan ekonomi dengan cara yang tenang, presisi, dan regeneratif.
"Regenerasi bukan idealisme ini bisnis yang sehat. Dengan menjaga moringa kami tetap bebas batang, dipanen saat fajar, dan dikeringkan pada suhu 38°C, kami mempertahankan vitalitas yang benar-benar dapat diserap tubuh," tandas Sacha Aguila.
Pekerjaan ini, tegasnya, menunjukkan bahwa integritas dan kemakmuran dapat tumbuh dari tanah yang sama memulihkan keseimbangan bagi manusia, bumi, dan masa depan bersama.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved