Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tambun Selatan Jadi Pengakses Judol Terbesar di Jabar, Bupati Bekasi Respons Begini

Anton Kustedja
25/11/2025 19:17
Tambun Selatan Jadi Pengakses Judol Terbesar di Jabar, Bupati Bekasi Respons Begini
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang(MI/ANTON KUSTEDJA)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi terus meningkatkan sinergi dengan aparat, unsur forum koordinasi pimpinan daerah, dan unsur masyarakat untuk memberantas praktik judi daring/online (judol) melalui upaya berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang merespons maraknya judol di kalangan masyarakat hingga menempatkan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu wilayah tertinggi pengakses aktivitas tersebut di Jawa Barat.

"Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk menindaklanjuti temuan itu. Pemerintah Kecamatan Tambun Selatan juga harus meningkatkan pola terjun ke masyarakat dan melakukan pendekatan," ujar Bupati di Cikarang, Selasa (25/11).

Diketahui Kecamatan Tambun Selatan yang termasuk wilayah Kabupaten Bekasi menempati peringkat pertama se-Jawa Barat sebagai pengakses tertinggi aktivitas judol berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sepanjang 2024.

Sebanyak 23.975 pengakses judi daring berasal dari Tambun Selatan, terbanyak dari 627 kecamatan di Jabar. Diikuti Cimanggis (Kota Depok) dengan 18.845 pengakses dan Cibinong (Kabupaten Bogor) dengan 18.497 pengakses.

Ade mengatakan, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi untuk melakukan patroli siber. Ada dua tindakan yang harus dilakukan yaitu penindakan tegas dan pencegahan.

"Pencegahan dengan pendekatan langsung ke masyarakat. Saya pun tiap hari menyempatkan mendatangi warga, belanja masalah, dan mengingatkan beberapa persoalan, di antaranya judi itu. Lalu komunikasi dengan polres terus dilakukan. Patroli siber sebagai bentuk penindakan," katanya.


Sinergi


Pemda melalui instansi terkait terus mengampanyekan berantas judi daring, termasuk mendeklarasikan gerakan anti judol di lingkup aparatur sipil negara Kabupaten Bekasi.

Kemudian menjalin sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi melalui program Jaksa Jaga Desa serta Jaksa Masuk Sekolah untuk mengedukasi masyarakat maupun peserta didik untuk menjauhi aktivitas judi daring.

Bupati menambahkan, tingginya jumlah pengakses di Tambun Selatan sangat berkaitan dengan kepadatan penduduk wilayah tersebut. Tambun Selatan menjadi kecamatan dengan penduduk terbesar di Kabupaten Bekasi, mencapai 427.718 jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, setara 13,06% dari total penduduk daerah itu.

"Tekanan itu yang kemudian memicu berbagai praktik penyakit masyarakat, salah satunya judol," katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas menyatakan tingginya  angka pengakses judol menjadi masalah serius yang tidak bisa dianggap sebelah mata. Ini memerlukan komitmen tegas pemerintah daerah bersama aparat dan masyarakat untuk memutus persoalan tersebut.

Dia menilai pencegahan judi daring tidak bisa hanya dilakukan melalui sosialisasi normatif seperti spanduk maupun imbauan di setiap pertemuan. Namun perlu pendekatan personal kepada mereka yang terjebak dalam praktik tersebut.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner