Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

SPPG di Cimahi Diimbau Bagikan MBG Keringan Selama Bulan Puasa

Depi Gunawan
26/2/2026 20:29
SPPG di Cimahi Diimbau Bagikan MBG Keringan Selama Bulan Puasa
Sejumlah korban keracunan MBG di Kota Cimahi mendatangi RSUD Cibabat untuk mendapat layanan pengobatan.(MI/DEPI GUNAWAN)

PEMERINTAH Kota Cimahi akan melakukan pengawasan ketat terhadap standar bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi gratis (MBG) pada bulan Ramadhan.

Tindakan itu menyusul adanya kejadian keracunan yang menimpa pelajar TK hingga SMP usai mengkonsumsi MBG pada Rabu (25/2).

"Pengawasan akan diperketat, terlebih pada bulan Ramadan ketika jeda antara waktu produksi dan konsumsi berpotensi mempengaruhi kualitas makanan," kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, Kamis (26/2).

Dalam bulan Ramadan, kata dia, perlu ada penyesuaian jenis makanan yang disalurkan. Mengingat tidak semua penerima manfaat langsung mengonsumsi makanan sebelum waktu berbuka, risiko penurunan kualitas pangan harus diantisipasi.

"Karena dimasak pada pagi atau siang hari, lalu dikonsumsi saat berbuka, tentu ada potensi makanan menjadi tidak layak jika tidak tepat jenisnya," jelasnya.

Pihaknya mengimbau SPPG agar memprioritaskan makanan ringan atau makanan kering yang tidak berisiko basi, namun tetap memenuhi standar gizi dan baku mutu yang berlaku.


Keracunan


Sementara itu, hingga saat ini jumlah korban keracunan MBG mencapai 42 pelajar dan 1 orang guru. Seluruh korban menjalani perawatan sejak Rabu malam di sejumlah rumah sakit di Cimahi.

Mereka berasal dari sejumlah sekolah penerima MBG, di antaranya TK PGRI, TK Kartika, SDN Cimahi Mandiri 4, SDN Karangmekar 5, dan SMPN 6 Cimahi.

Adapun menu MBG yang diterima pelajar antara lain onigiri atau nasi kepal, telur rebus, apel, kurma, serta susu murni. Waktu konsumsi berbeda-beda, mulai dari pukul 11.00 WIB, 15.00 WIB, hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner