Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Stabilkan Harga, Pemkot Tasikmalaya Gelar Pangan Murah

Kristiadi
26/2/2026 20:11
Stabilkan Harga, Pemkot Tasikmalaya Gelar Pangan Murah
Warga membeli kebutuhan pokok dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kota Tasikmalaya(MI/KRISTIADI)

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, dan Bulog, GPM digelar di Lapang Eks Terminal Muncang, Kecamatan Kawalu.

Camat Kawalu, Iing Sugirman mengatakan, GPM digelar untuk menekan laju inflasi. Beberapa komoditas yang dijual harganya relatif murah dan terjangkau bagi masyarakat.

"Kegiatan GPM ini mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya," tandasnya.

Dalam GPM, dijual berbagai jenis kebutuhan pokok. Di antaranya beras SPHP yang dijual Rp57.500/5 kilogram, Minyakkita Rp31.000 per 2 liter, terigu Rp 9.000 per kg, daging sapi Rp130 ribu, daging ayam Rp38 ribu, cabai japlak Rp60 ribu, beras medium Rp14.500 per kg, minyak goreng Rp16.500 perliter, gula pasir Rp17.500, cabai merah kriting Rp55 ribu dan cabai merah besar Rp60 ribu.

Yuliani, 44, warga Muncang, Kawalu mengakui harga bahan pokok yang dijual di GPM ini lebih murah dari harga pasar.

Pembeli lainnya, Toto, warga Gunung Putri, Kecamatan Kawalu mengatakan kebutuhan pokok yang paling banyak dibeli dalam GPM ini ialah beras, minyak goreng, terigu dan gula pasir.

"Harganya lebih murah dari pasar. Yang lain, harganya hampir sama dengan harga di pasar tradisional," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner