Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Kios Tambah Ban dan Bensin Eceran di Lembang Terbakar saat Warga Ngabuburit

Depi Gunawan
26/2/2026 20:37
Kios Tambah Ban dan Bensin Eceran di Lembang Terbakar saat Warga Ngabuburit
Warga menyaksikan peristiwa kebakaran bangunan usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran di Jalan Kolonel Masturi Lembang, Kamis (26/2) sore.(Dok. MI)

AKSES Jalan Kolonel Masturi Lembang Kabupaten Bandung Barat tersendat akibat peristiwa kebakaran tempat usaha tambal ban sekaligus penjual bensin eceran yang berada di tepi jalan, Kamis (26/2) sore.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang yang merupakan keluarga pemilik tempat usaha mengalami luka bakar dan harus mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah mengatakan, laporan kebakaran di Kampung Pasarkemis RT01 RW10, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang itu diterima petugas pada pukul 15.57 WIB. 

"Dua unit armada berkapasitas 1.000 liter dari Pos Parongpong dan Pos Lembang dikerahkan ke lokasi," katanya.

Ia menjelaskan, objek yang terbakar merupakan bangunan milik warga bernama Suyadi yang digunakan sebagai usaha tambal ban dan penjualan bensin eceran oleh Ahmad Zaid. Saat kejadian, terdapat lima orang di lokasi tersebut.

"Anggota langsung melakukan pemblokiran agar api tidak merambat ke bangunan lain, mengingat di sebelah kanan dan kiri terdapat rumah warga," tuturnya.

Ia mengatakan, proses pemadaman selesai pada pukul 17.38 WIB setelah dilakukan pendinginan serta pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. 

"Setelah api berhasil dipadamkan, kami lanjutkan dengan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan kondisi benar-benar padam," ucapnya.

Satu korban luka diketahui bernama Ilham, yang merupakan adik dari pemilik usaha Ahmad Zaid. Ia mengalami luka dan langsung mendapatkan pertolongan. 

"Korban jiwa tidak ada, untuk kerugian materi masih dalam pendataan petugas," jelasnya.

Dalam peristiwa kebakaran itu, lalu lintas dari kedua arah tersendat karena kobaran api yang cukup besar ditambah banyaknya warga tengah ngabuburit turut menyaksikan kebakaran tersebut. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner