Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat bersilaturahmi dengan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. Pertemuan ini dihadiri juga sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua DPP Apindo Jawa Barat, Ning Wahyu, mengapresiasi kebijakan Pemprov Jawa Barat bidang ketenagakerjaan khususnya terkait pengupahan. Kebijakan tersebut diharapkan memberi kepastian bagi dunia usaha serta menjaga stabilitas iklim investasi di Jawa Barat.
Menurutnya, kebijakan pengupahan ini juga memberikan rasa tenang bagi para pelaku usaha dalam merencanakan keberlanjutan bisnis. "Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Bapak Pj Gubernur atas kinerja dan komitmen dalam mendukung dan menjaga kondusivitas dunia usaha di Jawa Barat," kata Ning, Minggu (9/1).
Meski begitu, Wakil Ketua Bidang Industri DPP Apindo Jawa Barat, Pieter Wijaya, mengakui masih belum optimalnya perizinan usaha di Jawa Barat. Proses perizinan usaha masih membutuhkan waktu yang lama.
"Kami sangat berharap agar proses perizinan bisa semakin mudah dan cepat," katanya.
UMKM
Sementara itu, Apindo mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini tidak terlepas dari besarnya peran dan kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.
Wakil Ketua Bidang UMKM Apindo Jawa Barat, Perry Tristianto, menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat sangat ditopang oleh sektor UMKM. Selain jumlahnya yang banyak, UMKM pun terbukti tahan guncangan krisis seperti saat pandemi covid-19.
"UMKM memiliki peran yang krusial dalam mendukung perekonomian Jawa Barat," katanya.
Oleh karena itu, Perry berharap keberadaan UMKM ini bisa terus berkembang agar menjadi pilar utama perekonomian Jawa Barat bahkan nasional. Berbagai dukungan diperlukan agar sektor tersebut bisa terus tumbuh dan mampu bersaing dengan sektor-sektor lainnya.
"Karena dengan keberlanjutan pertumbuhan UMKM ini akan meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Barat secara keseluruhan," katanya.
Pada kesempatan itu, Bey mengatakan, jumlah UMKM di Jabar mencapai 7 juta lebih. Angka pada 2024 ini naik 5,83% dari tahun sebelumnya.
"Kami terus mendorong UMKM, meningkatkan kegiatan ekonomi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jabar," katanya.
Di tengah tantangan ekonomi global dan perubahan sosial yang cepat, Bey menilai UMKM Jawa Barat menyimpan potensi besar yang harus terus didukung dan dikembangkan.
"Kami mendorong UMKM berkembang, mikro menjadi kecil, lalu kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi lebih besar. Pada akhirnya akan lebih banyak lagi tenaga kerja yang bekerja di UMKM," katanya.
Sebagai contoh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat memberi pelatihan UMKM untuk ekspor. "Jadi kita ingin UMKM itu tidak hanya pada taraf kecil, tapi didorong terus untuk berkembang," ujarnya.
Bey menambahkan pihaknya juga berkomitmen memberikan dukungan yang maksimal, baik dalam bentuk kebijakan, fasilitasi maupun akses pembiayaan. Ini penting untuk menguatkan UMKM di Jawa Barat agar lebih berdaya saing di tingkat nasional dan global.
"UMKM harus lebih baik dan berkelas, juga terus didorong agar semakin kuat dan inovatif, mampu bersaing secara nasional maupun global," ujarnya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved