Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Timur Tengah Memanas, Agen Travel Umrah Diminta Kordinasi ke Kemenhaj dan Umroh Purwakarta

Reza Sunarya
02/3/2026 13:28
Timur Tengah Memanas, Agen Travel Umrah Diminta Kordinasi ke Kemenhaj dan Umroh Purwakarta
Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, saat dimintai keterangannya terkait jemaah umrah asal Purwakarta.(MI/Reza Sunarya)

KEPALA Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau, jemaah umrah untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas. Selain itu, Syamsi juga mengimbau agar jemaah terus berdoa untuk keselamatan menyusul memanaskan situasi di Timur Tengah.

Mufti juga mewanti-wanti para agen untuk selalu berkoordinasi dengan kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta untuk lebih menjaga komunikasi yang baik intens sehingga jemaah jemaah umrah yang melaksanakan pemberangkatan umrah dari Purwakarta tertata dengan rapi dan keamanan yang juga cukup terjamin.

"Travel pelaksana penyelenggara pemberangkatan umrah, maupun yang berangkat secara mandiri, diharapkan koordinasi dan komunikasi yang lebih intens untuk kemaslahatan kita bersama, terlebih saat situasi di Timur Tengah sedang memanas," kata Syamsi Mufti yang ditemui di Kantornya, Senin (2/3).

Mutfi juga meminta travel diminta melaporkan jumlah maupun jadwal keberangkatan sehingga terpantau sehingga akan lebih mudah berkordinasi juga ada sesuai yang tidak diharapkan.

Sementara, Manager Operasional Al Muhajirin Tour dan Travel, Lia Nurhayati, menyebutkan, pihaknya telah menerbangkan 23 jemaah umrah dalam dua gelombang, yakni untuk gelombang pertama telah diterbangkan pada tanggal 16 Februari dan akan pulang pada tanggal 3 Maret 2026, dengan jumlah jemaah umrah sebanyak 12 orang. 

Sedangkan untuk gelombang kedua telah diterbangkan pada 23 Februari dan akan pulang pada tanggal 2 Maret 2026, dengan jumlah jemaah umrah 11 orang.

"Sebagai penyelenggara saya pastikan untuk jemaah kepulangan tanggal 2 Maret berjumlah 23 orang yang berangkat melalui penyelenggara Al Muhajirin Tour dan Travel Purwakarta dipastikan aman," kata Lia Nurhayati.

Lia menambahkan, untuk kendala kepulangan hanya terjadi pada gelombang pertama karena menggunakan maskapai Qatar Airlines yang akan transit di Qatar, sedangkan untuk maskapai Emirates dan Ettihad transit di Dubai.

"Meski belum ada kepastian apakah akan ganti pesawat yang rombongan pertama karena pesawatnya transit dulu, tapi yang jelas jemaah umrah masih aman karena saat ini masih berada di hotel di Madinah," jelas Lia.

Al Muhajirin Tour dan Travel juga telah mendaftarkan calon jemaah umrah yang diagendakan keberangkatannya pada bulan Syawal 1 April 2026, dengan jumlah calon jemaah yang telah masuk pengajuan visanya sebanyak 24 orang, ditambah 6 orang calon jemaah yang baru mendaftar. (RZ/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner