Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ILHAM Akbar Habibie, Bakal Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai NasDem menghadiri diskusi yang diadakan oleh komunitas Bandung Ngariung. Acara ini bertempat di salah satu mal di Kota Bandung dan menarik banyak perhatian masyarakat setempat.
Diskusi tersebut mencakup berbagai topik penting, termasuk ekonomi, pendidikan, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Putra mantan Presiden BJ Habibie itu dikenal sebagai sosok intelektual dan pengusaha sukses. Dia memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pandangannya terkait masalah-masalah krusial yang dihadapi Jawa Barat saat ini.
Baca juga : NasDem Jawa Barat Deklarasikan Ilham Habibie sebagai Calon Gubernur
Dalam pembahasannya, Ilham menekankan pentingnya membangun fondasi ekonomi yang kuat melalui pengembangan UMKM. "UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan memberikan dukungan yang tepat, kita dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dia juga membahas tantangan dalam sektor pendidikan di Jawa Barat. Ilham menekankan pentingnya inovasi dalam sistem pendidikan agar dapat menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di era globalisasi.
"Pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Kita harus memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendidikan berkualitas yang bisa mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan," tegasnya.
Baca juga : Ridwan Kamil: Belum Ada Kepastian Maju di Pilgub Jabar atau DKI Jakarta
Selain itu, dia juga menyentuh isu-isu lain yang menjadi perhatian masyarakat, seperti infrastruktur dan kesehatan. Ilham menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mencari solusi terbaik untuk mengatasi berbagai masalah tersebut.
Diskusi ini juga menjadi ajang bagi Ilham untuk menjelaskan visi dan misinya terkait pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Ia menyatakan bahwa dirinya siap menghadapi tantangan yang ada, termasuk menghadapi calon petahana.
"Saya tidak takut menghadapi petahana. Di Jawa Barat, sejarah menunjukkan bahwa hanya Kang Aher yang berhasil memenangkan pemilihan kembali saat menjadi petahana. Ini membuktikan bahwa rakyat Jawa Barat cerdas dan kritis dalam memilih pemimpin mereka," ungkap Ilham.
Baca juga : Sandiaga Uno masih Tunggu Arahan untuk Maju Pilgub Jawa Barat
Kerja keras
Ilham percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, ia dapat membawa perubahan positif bagi Jawa Barat. Dia berjanji untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan visi tersebut.
"Kita semua harus bekerja sama untuk membangun Jawa Barat yang lebih baik. Saya yakin bahwa dengan dukungan dari semua pihak, kita bisa mencapai tujuan ini," tambahnya.
Baca juga : Jelang Pilkada Jawa Barat, Bima Arya tidak Risau Popularitasnya masih Rendah
Dalam sesi tanya jawab, banyak peserta yang menyampaikan apresiasi dan dukungan mereka terhadap Ilham. Mereka merasa bahwa putra sulung BJ Habibie ini adalah sosok yang tepat untuk memimpin Jawa Barat ke arah yang lebih baik.
"Ilham memiliki visi yang jelas dan solusi konkret untuk mengatasi masalah yang kita hadapi. Saya yakin dia bisa membawa perubahan yang kita butuhkan," ujar salah satu peserta.
Diskusi ini diakhiri dengan pesan optimistis dari Ilham. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu dan bekerja sama demi masa depan Jawa Barat yang lebih baik.
"Perjalanan ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang kita semua. Mari kita bergandengan tangan dan bekerja bersama untuk mewujudkan Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera," pungkasnya.
Dengan pandangan dan visi yang kuat, Ilham Akbar Habibie menunjukkan bahwa ia siap untuk membawa Jawa Barat ke era baru yang lebih cerah. Diskusi dengan komunitas Bandung Ngariung ini hanyalah awal dari perjalanan panjang yang akan ia tempuh dalam usahanya untuk memimpin dan memajukan provinsi ini.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved