Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Tinggi Jawa Barat memastikan terus memproses dugaan korupsi rumah dinas DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022. Adapun kerugian negara akibat dugaan praktik kotor tersebut mencapai Rp16,8 miliar.
Kasi Penkum Kejati Jawa Barat, Sri Nurcahyawijaya, menjelaskan, pihaknya terus memproses kasus yang diduga melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Indramayu saat itu, Syaefudin. Bahkan, pihaknya sudah menaikkan penanganannya ke tahap penyidikan.
"Proses penyidikan jalan terus," kata Sri saat dikonfirmasi, Kamis (19/2).
Saat ditanya apakah sudah ada tersangka yang ditetapkan, dia meminta semua pihak untuk menunggu hingga proses penyidikan dituntaskan.
"Nanti disampaikan kalau sudah ada penetapan tersangka," katanya.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, lanjut Sri, masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara yang saat ini tengah diaudit BPKP.
"Masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara BPKP," tandasnya.
Seperti diketahui, Kejati Jabar telah memeriksa 29 saksi dalam penanganan kasus ini. Kasus ini bermula dari laporan dugaan korupsi yang dilayangkan Gerakan Pemuda Peduli Perubahan Indramayu (GPPI) pada pertengahan 2025.
Laporan yang menyertakan temuan Badan Pemeriksa Keuangan itu menyebut adanya kerugian negara sebesar Rp16,8 miliar. Kerugian negara tersebut terjadi karena pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu saat itu menerima tunjangan rumah dinas yang tidak sesuai dengan peraturan.
Dengan rincian ketua DPRD menerima Rp40 juta per bulan atau Rp480 juta per tahun, wakil ketua Rp35 juta per bulan atau Rp420 juta per tahun, dan anggota DPRD Rp30 juta per bulan atau Rp360 juta per tahun.
Besarnya tunjangan rumah dinas itu tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.
MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah.
MENYAMBUT bulan suci Ramadan, Keraton Kasepuhan kembali menggelar tradisi dlugdag. Tradisi ini sebagai momen menyambut gembira kehadiran bulan yang penuh berkah.
Upaya ini mencakup manajemen rekayasa lalu lintas (lalin), perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Buky sangat mengapresiasi dengan sistem pengolahan sampah di Pasar Induk Caringin yang bisa menghasilkan produk bermanfaat bagi masyarakat
Capaian ini ditandai dengan pertumbuhan penjualan tenaga listrik, peningkatan jumlah pelanggan, serta akselerasi pemanfaatan layanan digital.
Aksi dilakukan untuk memastikan kawasan perdagangan ini tetap bersih, tertata dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.
Keempat kampus yang membuka Prodi Spesialiasi dan Sub Spesialis ialah Unpad, Unisba, Unjani dan Universitas Maranatha.
HARGA pangan kebutuhan masyarakat di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik pada sehari sebelum Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2).
Dari beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, rencananya akan diintervensi Pemprov Jawa Barat.
Jumlah tersebut meningkat 52% dari lalu lintas normal. Volume tersebut didominasi oleh kendaraan menuju Cirebon.
OBSERVATORIUM Bosscha Lembang masih akan melakukan pengamatan bulan sabit muda (hilal), meski Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada Kamis (19/2).
Selama dua hari pelaksanaan, booth EIGER Adventure Land dikunjungi hampir 1.000 orang.
NANI Rubiyani, ibunda Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, wafat pada Selasa (17/2) pukul 22.58 WIB di Kota Bogor.
EIGER Adventure melalui kampanye EIGER Share menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa perlengkapan pakaian bagi para korban bencana longsor di Desa Pasirlangu.
PLN telah menyiagakan personel dan memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi prima.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved