Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pemkab Purwakarta dan Ewindo Kerja Sama Penguatan Ekosistem Pertanian

Reza Sunarya
18/2/2026 22:15
Pemkab Purwakarta dan Ewindo Kerja Sama Penguatan Ekosistem Pertanian
Pemkab Purwakarta dan Ewindo menandatangani kesepakatan kerja sama dalam upaya penguatan ketahanan pangan.(MI/REZA SUNARYA)

DALAM Upaya penguatan pangan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menandatangani kerja sama strategis dengan Ewindo untuk memperkuat ekosistem pertanian daerah secara lebih terintegrasi, Rabu (18/2)

Kerja sama ini berfokus pada dua program utama yaitu penguatan Kebun Istimewa sebagai pusat edukasi dan praktik pertanian serta implementasi Program Sekolah Berkebun yang memperkenalkan dasar-dasar pertanian dan pemahaman rantai pangan kepada siswa sejak dini.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang  menjadi perhatian nasional. Pemerintah daerah melihat bahwa peningkatan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pembentukan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyampaikan, bahwa isu regenerasi pertanian harus dipandang sebagai agenda strategis jangka panjang.

“Regenerasi petani merupakan isu nasional, bukan hanya isu daerah. Jika kita ingin mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, maka investasi terbesar harus membangun SDM dan sistemnya," tambahnya.

Menurut dia, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab
Purwakarta berkontribusi dalam agenda tersebut.  Selain aspek edukasi, kolaborasi ini juga diarahkan untuk menyelaraskan potensi
produksi hortikultura daerah dengan kebutuhan pasar serta program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga pada distribusi dan keberlanjutan sistem pangan.

Dalam rangkaian kegiatan, Bupati Purwakarta dan jajarannya juga meninjau fasilitas produksi dan riset Ewindo untuk melihat secara langsung proses pengembangan varietas hortikultura yang adaptif terhadap kondisi agroklimat dan kebutuhan petani di lapangan.

Sementara itu, Glenn Pardede, Managing Director Ewindo menegaskan bahwa kontribusi sektor swasta dalam pertanian perlu dilihat dalam perspektif yang lebih luas.

"Kami percaya kontribusi industri pertanian tidak berhenti pada penyediaan benih. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem untuk memastikan inovasi diikuti edukasi, produktivitas diikuti keberlanjutan, dan pertanian tetap relevan bagi generasi berikutnya,” paparnya.

Menurut dia, pendekatan ekosistem untuk ketahanan pangan dalam kerja sama ini mencerminkan pendekatan pembangunan pertanian berbasis ekosistem, Penguatan dilakukan melalui sinergi kebijakan, inovasi, dan transfer pengetahuan.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner