Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Penuhi Kekurangan Dokter, Empat Kampus di Jabar Buka Prodi Spesialis dan Sub Spesialis

Naviandri
18/2/2026 17:59
Penuhi Kekurangan Dokter, Empat  Kampus di Jabar Buka Prodi Spesialis dan Sub Spesialis
Peresmian pembukaan Program Dokter Spesialis dan Subspesialis di empat perguruan tinggi.(MI/NAVIANDRI)

EMPAT kampus di Jawa Barat membuka Program Studi Dokter Spesialis dan Sub Spesialis. Keempat kampus berada di Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Keempatnya ialah Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan Universitas Maranatha.

Adapun prodi pendidikan dokter spesialis yang dibuka yaitu Spesialis Obgyn (Obstetri dan Ginekologi) di Unisba dan Universitas Maranatha, dokter sub spesialis dan spesialis di Unpad dan di Unjani Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Khairul Munadi di Kampus Unpad Dipatiukur, Rabu (18/2) menerangkan, pembukaan prodi dokter spesialis di empat kampus di Kota Bandung dan di Cimahi bagian dari memenuhi kebutuhan dokter spesialis yang besar di Indonesia.

Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto menyebut terdapat kebutuhan 148 program spesialis dan sub spesialis.

"Saat ini, total sudah terdapat 160 prodi pendidikan dokter spesialis di seluruh Indonesia. Sementara di Jabar terdapat 8 program studi baru di empat kampus, yakni Unpad, Unjani, Unisba dan Universitas Maranatha," ungkapnya.

Hari ini, lanjut Khairul, dilakukan peluncuran di wilayah Jabar, ada sekitar 8 prodi baru. Ada 5 prodi di Unpad, di Unisba 1, Unjani 1 dan juga di Maranatha 1.

Dengan pembukaan prodi baru, ia berharap lulusan dokter spesialis dan sub spesialis dapat memenuhi kebutuhan dokter di seluruh Indonesia.

"Selain itu, lulusannya nanti memiliki kompetensi yang kita sesuai bidangnya. Percepatan tetap saja memastikan mutu ataupun kualitasnya itu sesuai dengan kompetensi yang diminta itu bisa terpenuhi dengan baik," tuturnya.

Khairul mengatakan para dokter yang belum mengambil spesialis atau sub spesialis dapat terpacu untuk sekolah.


Jalin kerja sama

 

Sementara itu, Rektor Unpad Prof Arief Kartasasmita menyatakan Unpad merupakan kampus yang selama ini menjalankan pendidikan dokter spesialis di Jabar.

Ia menilai keterlibatan kampus Unjani, Unisba dan Universitas Maranatha dalam pembukaan prodi baru sangat baik.

"Saya pikir ini nanti kita bersama-sama menyusun program spesialis yang lebih baik untuk Jawa Barat dan nasional," tandasnya.

Menurut Arief, Unpad sudah sejak lama menjalin kerja sama dengan tiga kampus Unjani, Maranatha dan Unisba. Selanjutnya, Unpad juga akan berkoordinasi dan menyamakan kurikulum dan langkah ke depan.

Dengan penambahan prodi baru, ia memperkirakan tiap tahun dapat meluluskan 160 dokter spesialis.

Sementara itu Rektor Unisba Prof Harits Numan berharap peluncuran prodi baru direspon baik oleh pemerintah daerah untuk mengirimkan dokter-dokter terbaiknya sekolah. Pihaknya akan berusaha maksimal menjalankan amanah itu.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Maranatha Prof Umbu Datta berharap pemerintah daerah dapat segera mengirim dokter umum untuk belajar di prodi dokter spesialis, sehingga percepatan memenuhi kebutuhan dokter spesialis dapat terealisasi dengan baik.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner