Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Forum Karasa Dikukuhkan, Kota Bandung Perkuat Sistem Pangan Tangguh

Naviandri
13/2/2026 19:51
Forum Karasa Dikukuhkan, Kota Bandung Perkuat Sistem Pangan Tangguh
Pembentukan Forum Karasa di Kota Bandung menjadi langkah strategis membangun sistem pangan yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan perkotaan.(MI/NAVIANDRI)

PEMERINTAH Kota Bandung bersama berbagai pemangku kepentingan mengukuhkan Forum Multipihak Sistem Pangan (Forum Karasa) Kota Bandung. Ini menjadi langkah strategis membangun sistem pangan yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan perkotaan.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Urban Futures.

Forum ini hadir di tengah tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung. Di antaranya, sebanyak 94,05% kebutuhan pangan kota masih bergantung dari luar daerah. Di sisi lain, hampir 60% sampah Kota Bandung merupakan sampah organik, dengan sekitar 20% di antaranya berupa sisa makanan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan pentingnya integrasi berbagai program untuk membangun sistem pangan sirkular.

“Sebesar 94,05% pangan kita masih bergantung dari luar kota. Di sisi lain, hampir 60% sampah Kota Bandung adalah sampah organik, dengan sekitar 20% berupa sisa makanan. Oleh karena itu, integrasi antara Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan Sampah (Kang Pisman), Buruan Sehat, Alami dan Ekonomis (Buruan SAE) serta Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), menjadi kunci dalam membangun sistem pangan sirkular Kota Bandung,” ungkapnya.

Di tingkat komunitas, kata dia, inisiatif pertanian perkotaan juga terus diperkuat.

Sementara itu, Vania Febriyantie dari Seni Tani menjelaskan, pendekatan Community Supported Agriculture (CSA) dikembangkan untuk mendekatkan produsen dan konsumen di Kota Bandung. Selama implementasi program Urban Futures pada 2025, sebanyak 215 orang tercatat bergabung sebagai anggota CSA Seni Tani.


Ruang sinergi

 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kolaborasi lintas sektor penting dalam mewujudkan sistem pangan yang tangguh dan berkeadilan.

Ia berharap Forum Karasa (Kang Pisman, Buruan SAE dan Dashat) dapat menjadi ruang sinergi yang hidup. Berbagai pihak perlu berkolaborasi, salah satunya melalui forum ini yang bernama Forum Karasa.

"Harapannya, Forum Karasa dapat menjadi ruang sinergi yang hidup, mendorong peran aktif masyarakat dan orang muda, serta mempercepat terwujudnya sistem pangan Kota Bandung yang tangguh, berkeadilan dan berkelanjutan. Forum multipihak sistem pangan kota Bandung ini selanjutnya bisa diformalkan melalui keputusan wali kota,” tuturnya.

Di sisi lain, Regional Coordinator Program Urban Futures, Laily Himayati memastikan komitmen keberlanjutan kolaborasi. Program Urban Futures akan melanjutkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder di Kota Bandung.

"Kami akan tetap mengawal forum ini agar dapat bergulir secara reguler untuk sistem pangan Kota Bandung yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dan tahan iklim," imbuhnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner