Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Normalisasi Sungai Jadi Solusi Cegah Banjir Bandang di Majalaya

Bayu Anggoro
13/2/2026 19:34
Normalisasi Sungai Jadi Solusi Cegah Banjir Bandang di Majalaya
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi lokasi terdampak banjir bandang di Majalaya.(MI/BAYU ANGGORO)

NORMALISASI sungai dinilai menjadi solusi utama untuk mencegah terulangnya kembali banjir bandang di Kampung Bojong Keusik RT 01/RW 01, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang yang terjadi Rabu (11/2).

Dadang pun meminta kepada Kepala Desa Bojong segera mengembalikan lebar Sungai Cisunggalah seperti semula, yakni lebarnya delapan meter.

"Sungai harus dikembalikan ke lebar awalnya, delapan meter. Ini penting agar aliran air kembali normal dan kejadian serupa tidak terulang," kata Dadang saat mengunjungi lokasi tersebut, Jumat (13/2).

Menurutnya, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk merealisasikan normalisasi Sungai Cisunggalah tersebut. Seperti berkoordinasi dengan Camat Majalaya, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum dan pihak terkait lainnya.

"pemerintah Kabupaten Bandung akan memberikan bantuan rehabilitasi terhadap delapan unit rumah yang terdampak, baik kategori rusak berat, sedang, maupun ringan," ujarnya.

Untuk rumah yang posisinya terlalu dekat dengan bantaran sungai, warga akan dievakuasi sementara dan diberikan bantuan biaya kontrak rumah selama proses perbaikan berlangsung.

"Kita lakukan bertahap agar perbaikan bisa maksimal, baik oleh pihak pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya," katanya.

Seperti diketahui, banjir bandang menyebabkan 310 warga terdampak itu akibat jebolnya tanggul aliran Sungai Cisunggalah sepanjang 12 meter dan tinggi 3 meter. Tanggul menyatu dengan tembok rumah warga. Banjir bandang terjadi pada Rabu (11/2) malam sekitar pukul 23.15.

Arus deras air yang mengalir dari tanggul jebol Sungai Cisunggalah itu mencapai ketinggian 120 cm setelah sebelumnya turun hujan deras di hulu sungai tersebut. Saat ini, pasca bencana banjir bandang menyisakan endapan lumpur dan sampah di Jalan Bojong Keusik serta di permukiman rumah warga.

Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat dan ringan, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Hingga hari Jumat, Tim Gabungan dari Unsur TNI, Polri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, Forkopimcam Majalaya, para relawan dan pihak lainnya gotong royong membersihkan material endapan lumpur dan sampah di lokasi banjir.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner