Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

8 Orang Tewas seusai Pesta Minuman Keras di Subang

Reza Sunarya
12/2/2026 15:22
8 Orang Tewas seusai Pesta Minuman Keras di Subang
Suasana pemakaman salah satu korban pesta minuman keras di Kecamatan Subang Kota, Kabupaten Subang.(MI/REZA SUNARYA)

PESTA minuman keras (miras) menelan korban jiwa di Kabupaten Subang. Delapan warga Subang Kota meninggal dunia dalam kejadian yang terus berulang itu.

Kasus seperti ini bukan yang pertama terjadi di Kabupaten Subang. Pada 2023 lalu, korban miras mencapai 12 orang tewas. Kendati demikian, peredaran miras di Subang masih marak dan seakan luput dari pantauan petugas.

Dari informasi yang dihimpun, kasus miras ini bermula pada Minggu (8/2), malam, saat sejumlah warga berpesta miras jenis 'gembling'. Minumn itu campuran alkohol dengan serbuk minuman energi. Pesta digelar, di kawasan Atelir, Subang kota.

Sekitar pukul 22.00 WIB, di hari yang sama, kemudian rombongan berpindah lokasi ke sebuah tempat untuk menghadiri acara grand opening cafe. Di sana, mereka kembali menambah pasokan minuman yang dibeli di depan lokasi bimbingan belajar.

Pesta berlangsung hingga pukul 02.00 dini hari. Namun alih-alih berhenti, pesta miras itu berlanjut hingga Senin (9/2).

Menjelang malam gejala keracunan mulai terjadi. Satu persatu korban dilarikan ke RSUD Ciereng dan RS PTPN, Subang. Di tempat perawatan, delapan orang itu melepas nyawa.


Tindakan tegas


Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menyampaikan duka mendalam atas tragedi miras oplosan yang menewaskan sejumlah warga di Kabupaten Subang. Dia menegaskan akan melakukan langkah untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal.

“Saya turut berbelasungkawa kepada para korban miras oplosan. Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk saling menyayangi diri sendiri. Jaga diri kita dan hindari mengonsumsi hal-hal yang bisa menyebabkan hilang kesadaran atau keracunan, salah satunya miras oplosan,” katanya saat meninjau korban di RSUD Subang, Rabu (11/2) malam.

Dia mengaku telah menginstruksikan Satpol PP untuk segera melakukan penyisiran di seluruh wilayah Subang guna menindak penjual miras oplosan.

Selain itu, Reynaldy mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolres Subang untuk memburu dan menindak para pelaku penjual miras oplosan.

Selain delapan orang yang tewas, dua korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Subang.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner