Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
AREAL tanaman padi seluas 4.000 hektare di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu masih tergenang air.
Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kandanghaur, Waryono, Jumat (30/1) menyatakan tanaman padi yang terendam banjir tersebar di Desa Karanganyar, Girang Bulak, Wirapanjunan, Pranti, Wirakanan dan Karangmulya.
“Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari,” tambahnya.
Bila tidak segera surut, dia yakin tanaman padi bisa mati hingga akhirnya terjadi gagal panen.
“Otomatis petani pun akan merugi dan harus melakukan tanam ulang,” tutur Waryono.
Padahal untuk tanaman padi yang berumur 10 hari hingga 25 hari sudah banyak modal yang dikeluarkan oleh petani. Rata-rata petani sudah mengeluarkan modal sekitar Rp 5 juta per hektare.
Jika tanaman padi mati, maka petani tidak hanya kehilangan modal tanam. Mereka juga harus mengeluarkan lagi biaya untuk kembali tanam dan mundurnya musim tanam selanjutnya.
Persemaian
Waryono menjelaskan bahwa sudah tiga hari air merendam areal persawahan di daerah mereka. Air tidak hanya berasal dari hujan yang terus mengguyur selama berhari-hari, namun juga merupakan kiriman dari Sungai Cipanas, Bendung Rentang serta Bendungan Jatiluhur.
Kini, areal persawahan sudah terendam gengan air berwarha cokelat. Areal persawahan sudah menjelma seperti sungai yang membentang dengan luas. Tanaman padi yang sudah ditanam nyaris tak terlihat karena tergenang air. Kalau pun ada yang terlihat, hanya ujung-ujung tanaman padi saja.
Petani di Desa Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, terlihat bergotong royong menahan limpasan air agar tanggul sungai jangan sampai jebol. Mereka memasang terpal pembatas pada tanggul agar bisa lebih menahan air dari sungai yang melimpas ke sawah.
“Inilah Kandanghaur. Seperti ini kondisinya, begitu memprihatinkan karena banjir semua,” tutur Waryono.
Sebelumnya diberitakan sebagian besar petani di Kecamatan Kandanghaur hampir menyelesaikan masa persemaian. Namun seiring dengan hujan yang semakin sering turun ditambah dengan luapan air sungai, areal persemaian padi yang sudah siap tanam terendam banjir dan kini sudah membusuk.
Petani pun harus melakukan persemaian ulang yang mengakibatkan mundurnya musim tanam. Padahal ditargetkan akhir Januari 2026 ini mereka sudah melakukan penanaman padi.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Jumlah itu terdiri dari 942 mahasiswa Program Magister, 181 mahasiswa Program Doktor dan 896 mahasiswa Program Profesi.
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Sejak awal Januari 2026. Bentani Hotel and Residence Cirebon menghadirkan program promo 24 Hours Stay.
Pameran Pernikahan Tradisional Nusantara Heritage Wedding Bride 2026 digelar di Bandung Convention Center (BCC) pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Di lokasi tambang ilegal di Kabupaten Subang terlihat adanya kerusakan alam dibiarkan dan ruang hidup warga terancam. Sementara alat berat beroperasi seolah tanpa rasa takut,
Jumlah kecelakaan yang terbanyak, selalu melibatkan sepeda motor. Persentasenya bisa mencapai di atas 75% dari total kejadian kecelakan.
Kehadiran center terbaru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bandung akan pembelajaran Bahasa Inggris yang relevan, inovatif, dan berorientasi masa depan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Bank Mandiri melihat pameran ini sebagai sarana untuk memberikan literasi keuangan kepada pengunjung dan tenant yang ada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut.
Keterlibatan Polda Jabar dilakukan secara komprehensif mulai dari hulu hingga hilir.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Pemkab Bekasi tengah memproses rancang bangun rinci atau detail engineering design (DED) turap baja di bantaran Sungai Citarum. Infrastruktur itu diharapkan bisa dibangun di 3 kecamatan
Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved