Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

55 Titik Rawan Jalur KA Daop 2 Bandung, KAI Siagakan Mitigasi Lebaran 2026

Bayu Anggoro
13/3/2026 16:33
55 Titik Rawan Jalur KA Daop 2 Bandung, KAI Siagakan Mitigasi Lebaran 2026
Apel Operasi Angkutan Lebaran 2026 di Bandung.(Dok. MI)

JALUR kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung tercatat sebagai wilayah dengan titik rawan kecelakaan dan bencana alam terbanyak di Indonesia. Menghadapi masa angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan status pengawasan ekstra pada 55 titik rawan yang tersebar di wilayah tersebut.

Direktur Operasi PT KAI (Persero), Awan Hermawan Purwadinata, menegaskan bahwa kontur alam yang didominasi pegunungan dan perbukitan membuat jalur di Daop 2 Bandung sangat rentan terhadap longsor, banjir, hingga tanah amblas.

Pemetaan Titik Merah Daop 2 Bandung

KAI telah memetakan lokasi spesifik yang memerlukan penjagaan ketat selama 24 jam. Fokus utama diberikan pada jalur yang memiliki riwayat gangguan alam saat cuaca ekstrem.

  • Rawan Banjir: Jalur Rancaekek, Cimekar, Gedebage, dan Cicalengka.
  • Rawan Longsor: Jalur Ciganea (Purwakarta) dan lintasan antara Lampegan hingga Ciawi.

“Di Daop 2 ada 55 titik. Daop 2 memang termasuk yang paling banyak memiliki titik rawan dibandingkan wilayah lainnya,” ujar Awan saat apel Operasi Angkutan Lebaran 2026 di Bandung, Jumat (13/3/2026).

Langkah Mitigasi: AMUS dan Petugas Tambahan

Guna meminimalisir risiko, KAI mengerahkan 150 petugas tambahan yang ditempatkan khusus di daerah rawan. Mereka bertugas memantau kondisi rel secara real-time dan melaporkan potensi bahaya sebelum kereta melintas.

Update Penjualan Tiket Mudik 2026

KAI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Minggu (15/3/2026). Hingga saat ini, tiket kereta api untuk keberangkatan dari Daop 2 Bandung telah terjual sebanyak 233.872 tiket atau 67,6% dari total kuota 345.840 tempat duduk.

Terdapat 28 perjalanan kereta api setiap harinya, termasuk 4 kereta tambahan seperti KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong-Surabaya Gubeng, dan KA Kutojaya Selatan Tambahan. Kereta api kelas ekonomi seperti KA Kahuripan dan KA Cikuray masih menjadi primadona bagi para pemudik tahun ini.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau kondisi cuaca dan memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak terhambat oleh potensi kepadatan lalu lintas darat maupun gangguan cuaca di titik-titik rawan tersebut. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner