Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tingkat Pengangguran di Kabupaten Majalengka Alami Penurunan

Nurul Hidayah    
05/12/2025 18:37
Tingkat Pengangguran di Kabupaten Majalengka Alami Penurunan
Aktivitas pelatihan kerja di Kabupaten Majalengka.(MI/NURUL HIDAYAH)

PROGRAM Mata Hati menjadi kunci sukses penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Majalengka.

Badan Pusat Statistik (BPS) Majalengka merilis data terbaru Agustus 2025 yang menunjukkan bahwa TPT Majalengka kini berada pada angka 3,62%, turun dari 4,01% pada 2024.

Bupati Majalengka, Eman Suherman menyebut capaian ini bukan sekadar indikator statistik, melainkan bukti konkret dari kerja serius pemerintah dalam menghadirkan program yang berpihak pada rakyat.

"Alhamdulillah, terbukti ketika kita serius, fokus, dan menghadirkan program yang benar-benar pro rakyat, hasilnya mulai nyata dan bisa dirasakan masyarakat," tuturnya, Jumat (5/12).

Dia menjelaskan salah satu motor utama penurunan pengangguran yakni Program Mata Hati atau  Masyarakat Cepat Kerja, Hadirkan Kebahagiaan dan Kuatkan Inklusi. Program ini merupakan inisiatif strategis yang menempatkan percepatan penyerapan tenaga kerja sebagai prioritas.

Program ini, lanjut Eman, bukan hanya membuka akses lebih luas bagi para pencari kerja, tapi juga memperbaiki tata kelola rekrutmen agar lebih transparan, mudah, dan bebas pungutan liar.

"Program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses lowongan kerja resmi dari industri. Mata Hati juga menjadi langkah antisipatif untuk mencegah potensi pungli oleh oknum," jelas Eman.

Melalui program ini pula, Pemkab Majalengka menjalin kerja sama langsung dengan puluhan industri dan perusahaan. Pemkab meminta data kebutuhan tenaga kerja secara berkala, sehingga penyaluran tenaga kerja benar-benar sesuai kebutuhan pasar.

Pelatihan LBK Cakraningrat

Eman juga menambahkan bahwa salah satu faktor yang mempercepat penurunan pengangguran yaitu tingginya minat pelatihan di LBK Cakraningrat.

Dari target 1.000 peserta, jumlah pendaftar justru membludak dan mengalami overload. Angka  itu menunjukkan besarnya semangat warga Majalengka untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja.

"Awalnya kami menargetkan 1.000 peserta, tapi antusiasmenya luar biasa. Alhamdulillah, lebih dari 4.800 pencari kerja berhasil kami latih dan salurkan, termasuk dari kelompok disabilitas," jelas Eman.

Pada kesempatan yang sama, Eman mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap memberi perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Data BPS menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk bekerja masih berpendidikan dasar (SD ke bawah) sebesar 48,45%.

Untuk itu, lanjut dia, berbagai program peningkatan keterampilan dan pelatihan vokasi terus digencarkan agar tenaga kerja Majalengka mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan industri yang semakin berkembang. Pihaknya juga akan terus memperluas jangkauan Mata Hati dan memperkuat kolaborasi dengan industri pada tahun-tahun mendatang.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner