Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Kuningan melakukan regenerasi petani di wilayahnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menjelaskan bahwa pmerintah daerah berkomitmen untuk menjaga regenarasi petani.
“Saat ini sebanyak 32 peserta yang merupakan petani muda tengah mengikuti program magang usaha tani bagi regenerasi petani,” tuturnya Rabu (12/11).
Program tersebut telah berlangsung sejak 6 November 2025 lalu hingga 31 Desember 2025 di pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Lembah Kemuning, Kelurahan/Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Dijelaskan Wahyu, program pelatihan untuk petani muda ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan.
“Tujuannya memperkuat regenerasi petani muda, membangun kemandirian usaha pertanian, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan agribisnis,” tambahnya.
Dengan mengikuti pelatihan selama 45 hari, peserta akan mendapat teori dan praktik lapangan mencakup analisis tanah, pembuatan pupuk kompos, pengendalian hama alami, serta pengelolaan lahan pertanian sehat.
”Kami berharap program ini mampu menyiapkan generasi petani inovatif dan tangguh,” tandas Wahyu.
Regenerasi petani bukan sekadar mengganti yang tua dengan yang muda, tapi menciptakan generasi baru yang kreatif, berpengetahuan, dan mandiri secara ekonomi. Magang ini adalah langkah nyata menuju pertanian masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.
Sementara itu salah satu peserta, Fatwa Agung, mengaku banyak mendapatkan pengalaman baru dengan mengikuti pelatihan tersebut.
“Baru beberapa hari saja, kami sudah banyak menerima ilmu baru. Kami belajar uji tanah, membuat kompos cair, dan memanfaatkan kohe sapi. Banyak hal baru yang membuka wawasan kami,” tambahnya.
Sementara itu pemilik P4S Lembah Kemuning, Dani, menjelaskan bahwa pelatihan terintegrasi dengan peternakan sapi perah yang dimanfaatkan sebagai sumber bahan pupuk.
“Kami memiliki 25 ekor sapi perah. Para peserta belajar memanfaatkan kotoran hewan menjadi pupuk dan menyiapkan lahan organik untuk tanaman cabai, selada air, dan sayuran lain,” tuturnya.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved