Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA supermoon atau purnama perigee terlihat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bulan terlihat lebih terang dan dekat sekali pun tertutup awan. Dari laman Instagram @infobmkg, fenomena supermoon terjadi ketika fase bulan purnama bertepatan dengan posisi bulan yang berada paling dekat dengan bumi dalam orbitnya, dikenal sebagai titik perigee.
Pada momen ini, bulan berada pada jarak sekitar 356.980 kilometer dari bumi, dengan ukuran semi-diameter bulan mencapai 16 menit 43,87 detik busur.
Untuk menyaksikan fenomena supermoon di Indonesia dapat dimulai setelah bulan terbit pada sore menjelang malam. Puncak Fase Purnama akan terjadi pukul 20.19 WIB
Salah satu warga yang beruntung merekam fenomena supermoon yaitu Asep Bayu, warga Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. “Saya sempat videoin pakai hp saya,” tutur Bayu, Kamis (6/11). Dijelaskan Bayu, dirinya tidak mengetahui bahwa di jam tersebut merupakan awal mula fenomena supermoon sesuai yang diumumkan BMKG beberapa hari lalu.
"Saya baru tahu setelah tadi berseliweran di medsos. Supermoon apa kata saya tuh. Eh ternyata, yang semalam dibahas, kebetulan tak sengaja saya video, “ tutur Bayu. Bayu mengaku bahwa video fenomena supermoon diambil sekitar pukul 20.20 WIB, saat dirinya berada di luar rumah. “Waktu itu saya di luar rumah, nongkrong dan ngumpul dengan tetangga,” tutur Bayu.
Bahkan Bayu pun mengaku bahwa tidak hanya dirinya yang melihat fenomena supermoon. Beberapa tetangganya yang juga berada di luar rumah juga melihat fenomena tersebut. “Kami bahkan sempat membahas kalau semalam bulan terlihat lebih dekat ke bumi. Cahaya bulannya lebih terang, tapi terangnya tuh kaya menyebar gitu tuh,” tutur Bayu.
Sementara itu prakirawan BMKG Stasiun Kertajati, Dyan Anggraini membenarkan bahwa fenomena Supermoon dapat terlihat jelas jika kondisi cuaca malam tadi cerah. “Tergantung kondisi cuaca di masing masing lokasi pengamatan, kalau kondisiny cerah maka fenomenanya akan terlihat lebih jelas", jelas Dyan. (H-4)
Fenomena Wolf Moon 2026 hadir 3 dan 4 Januari 2026 sebagai bulan purnama terbesar dan paling terang awal tahun. Nikmati pemandangan bulan yang tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang
Pada fase tersebut, Bulan diperkirakan berada sekitar 357.000 kilometer dari Bumi, membuatnya tampak lebih besar dan jauh lebih terang dibanding bulan purnama biasa.
FENOMENA langit menarik terjadi pada Rabu malam, 5 November 2025. Malam itu, Bulan purnama tampak lebih besar dan terang dari biasanya karena bertepatan dengan momen fenomena supermoon.
FENOMENA bulan purnama (supermoon) Rabu (5/11) malam berpotensi menimbulkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah.
BMKG memperkirakan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jakarta Utara hingga 12 November 2025 karena adanya fenomena supermoon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved