Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Selama lebih dari satu dekade, Bulan terbesar milik planet Saturnus, Titan dikenal sebagai salah satu kandidat terkuat tempat adanya kehidupan di luar Bumi.
Sebagian partikel atmosfer Bumi ternyata “bocor” dan berpindah ke permukaan Bulan. Proses ini diduga telah berlangsung selama miliaran tahun.
Pusat ini dibangun berdasarkan pengalaman JPL selama lebih dari 30 tahun dalam mengembangkan dan mengoperasikan misi permukaan Mars
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Fenomena supermoon kembali menyapa di penghujung tahun.
Sekitar 4,5 miliar tahun lalu, Bumi muda diduga keras dihantam sebuah protoplanet sebesar Mars yang dikenal sebagai Theia.
Walaupun batuan yang dibawa pulang oleh para astronot dalam misi Apollo belum ada yang benar-benar bisa dipastikan berasal dari mantel Bulan
Dua robot mungil mirip karakter Pixar sukses menemukan es air dalam simulasi permukaan Bulan di fasilitas DLR Jerman. Teknologi ini diharapkan mendukung misi Artemis.
Lima dekade setelah misi Apollo menapakkan kaki di permukaan Bulan, teka-teki terbesar tentang struktur internal satelit alami Bumi itu akhirnya berhasil dipecahkan.
Fenomena langka terjadi di langit pada akhir Oktober 2025. Dua meteor dilaporkan menghantam permukaan Bulan hanya dalam selang dua hari.
FENOMENA supermoon atau purnama perigee terlihat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bulan terlihat lebih terang dan dekat sekali pun tertutup awan.
Ilmuwan Tiongkok temukan fragmen meteorit langka pada sampel Bulan dari misi Chang’e-6. Temuan ini bisa ungkap asal-usul air dan materi di Tata Surya.
Fenomena TLP ini telah membingungkan para astronom selama berabad-abad. Bentuknya bisa beragam: dari kilatan cahaya, bercak merah keunguan
Temuan ini berasal dari analisis sampel batuan dan tanah yang dikumpulkan pada 2024 melalui misi antariksa robotik Chang’e-6 milik China.
Sampel Bulan dari misi Chang’e 6 Tiongkok mengungkap sisi jauh Bulan memiliki interior lebih dingin hingga 100°C dibanding sisi dekat.
Sekitar 4,5 miliar tahun lalu, ketika Bulan baru terbentuk, rotasi Bumi jauh lebih cepat dengan panjang satu hari hanya sekitar lima jam, tambah Broome.
Studi terbaru memetakan 245 jalur jatuhan batu di permukaan bulan. Temuan ini menunjukkan aktivitas seismik dan peristiwa tumbukan dalam 500 ribu tahun terakhir.
Teleskop coronagraph NOAA merekam momen langka bulan melintas tepat di depan matahari dari orbit geostasioner.
Blood Moon adalah sebutan populer untuk gerhana bulan total, yaitu ketika Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved