Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
OKNUM Paguyuban Jakwir yang diduga melakukan penipuan program Makan Bergizi Gratis atau MBG mengaku sebagai utusan khusus Presiden hingga menyebut nama Mayor Teddy dalam melancarkan aksinya.
Dalam aksinya itu, ia berhasil menipu sebanyak 35 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) katering di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Kejadian tersebut, terjadi pada awal bulan Desember 2024.
Para korban sudah menyetorkan uang sebesar Rp8,5 juta hingga Rp11,1 juta kepada terduga pelaku yang diperuntukkan untuk biaya sertifikasi halal dan sertifikasi kelaian kesehatan dapur untuk mengikuti program MBG.
Semy Indra, 33, warga Jalan Mangkubumi - Indihiang (Mangin), Kecamatan Bungursari, mengatakan awalnya ia menerima informasi dari pelaku UMKM katering terkait ada kumpulan bersama utusan Presiden dan Seskab RI Mayor Teddy yang dilakukan oknum Paguyuban Jakwir untuk membahas tentang produk halal bertempat Pertanian Cilembang di awal Desember 2024.
"Oknum Paguyuban Jakwir yang datang melakukan sosialisasi dan menjanjikan awal bulan Desember 2024 semuanya bisa masuk sebagai supplier dapur umum pada program makan bergizi gratis (MBG). Total 35 orang pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM) katering semuanya itu masuk dalam grup WhatsApp tapi hingga sekarang nomor hp milik paguyuban tidak aktif. Kami mencari informasi ternyata di Ciamis, Banjar, dan Pangandaran banyak pelaku UMKM katering tertipu," Jumat (31/1).
Sebelumnya, Moena Rosliana, 36, warga Kecamatan Bungursari, mengatakan hal serupa. Oknum paguyuban yang datang melakukan sosialisasi dengan beberapa warga ditawari menjadi mitranya.
"Pertemuan pertama Pertanian Cilembang sudah ada kejanggalan. Karena oknum dari Panguyuban tidak menyebutkan anggota, dan selalu menanyakan berkaitan biaya sertifikat halal sekitar Rp8,5 juta dan oknum meminta agar UMKM bisa membayar sebagai biaya awal," katanya.
Ia mengatakan, pertemuan pertama yang dilakukan bersama 35 pelaku UMKM katering merasa kaget mengingat target sasaran uang hingga harus membayar mengikuti yang lainnya sebesar Rp8,5 juta. Moena pun sudah mengeluarkan modal besar untuk bisa ikut dalam program MBG dengan mendirikan dua dapur bersama ibu kandungnya sehingga biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp17 juta.
"Pada pertengahan Desember, oknum yang mengatasnamakan Paguyuban Jakwir itu akan melaksanakan bimbingan teknis dan rencana akan dilaksanakan seperti yang sudah dilakukan di wilayah Ciamis. Akan tetapi, untuk mendapatkan sertifikat halal memang harus membayar Rp8,5 juta, Rp11,1 juta hingga di wilayah Ciawi sekitar Rp20 juta," ujarnya.
Menurutnya, bimbingan teknis di Kota Tasikmalaya harus mengeluarkan uang sebesar Rp2,2 juta, tapi semuanya belum melakukan pembayaran mengingat Bimtek belum terlaksana dengan berbagai alasan. Namun, dalam setiap pertemuan, oknum tersebut selalu berbicara uang meski para pelaku belum mendapat kepastian keikutsertaan dalam program MBG.
"Saya sudah bangun dua dapur dan kantor, karena harus sesuai dan dari bangunan sudah menghabis uang Rp300 juta, belum akomodasi mobil dan jika ditotalkan lebih dari Rp800 juta. Kami mencari informasi tentang keberadaan paguyuban Jakwir dan hasil koordinasi dengan Kodim 0612 Tasikmalaya diarahkan ke SPPG ternyata itu penipuan," pungkasnya. (AD/J-3)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved