Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Tekan Kemiskinan, Dinas Sosial Jawa Barat Gelar Program Kampung Sosial di Tasikmalaya

Kristiadi
10/2/2026 19:02
Tekan Kemiskinan, Dinas Sosial Jawa Barat Gelar Program Kampung Sosial di Tasikmalaya
Dinas Sosial Jawa Barat bersama Pemkot Tasikmalaya meluncurkan program Kampung Sosial(MI/KRISTIADI)

DINAS Sosial Jawa Barat meluncurkan program Kampung Sosial 2026 dengan target 600 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) menerima manfaat. Peluncuran program dilakukan di Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih mengatakan, program yang dilakukan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat perlindungan hingga meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di tingkat kelurahan. Di Tasikmalaya, program ini  menargetkan 600 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pendekatan kolaboratif.

"Program kampung sosial memberikan asistensi dan rehabilitasi sosial. Ditargetkan ada 600 PPKS menerima manfaat. Program ini melibatkan pemerintah daerah, swasta, lembaga filantropi, dan elemen masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kemiskinan di Jawa Barat mencapai 6,78% atau sekitar 3,55 juta jiwa," katanya, Selasa (10/2).

Menurut dia, tantangan sosial makin kompleks lantaran angka kemiskinan di Jabar menjadi persoalan utama. Adanya program kampung sosial menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat perlindungan termasuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di tingkat kelurahan.

"Kami mengajak elemen masyarakat untuk terlibat aktif dan menyukseskan program kampung sosial. Pelayanan sosial efektif hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Karena, kampung sosial ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra mengapresiasi peluncuran program Kampung Sosial yang dilakukan di Kota Tasikmalaya. Ini merupakan sinergi pemerintah kota dengan pemerintah provinsi.

"Program ini juga didukung pihak swasta melalui inisiatif pemberdayaan ekonomi. Di Kota Tasikmalaya digelar berbagai program unggulan bagi masyarakat," tambahnya.

Kota Tasikmalaya, lanjut Diky, memiliki program kang Sule (Kangkung Subsidi Lele) dan program Paraslur (Pembiakan Ayam Ras Petelur) dari Bank BJB. Kolaborasi ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan serta memperkuat ekonomi lokal, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat khusus kelompok rentan dan warga miskin.

 

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner