Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAJIN kue khas Imlek yang dikenal dengan nama kue Jawadah Korang di Jalan Selakaso, Cihideung, Kota Tasikmalaya, mulai banjir pesanan dari berbagai daerah, termasuk dari non-Tionghoa. Kue Jawadah telah dirintis sejak tahun 1950 dan dilakukan secara turun temurun.
Perajin kue keranjang, Mansen, 61, mengatakan jelang Tahun Baru Imlek setiap tahun keluarganya tetap memproduksi kue yang juga dikenal dengan nama dodol Cina itu untuk dijual kepada masyarakat, terutama penikmat dodol di wilayah Kota Tasikmalaya dan berbagai daerah lainnya.
Kue keranjang yang diproduksinya masih memelihara resep warisan nenek moyang dengan memakai tepung beras ketan putih hingga gula pasir.
"Pada Imlek tahun ini memproduksi kue tidak berbeda dari tahun sebelumnya dengan bahan baku sebanyak 1.000 kilogram atau 1 ton tepung beras ketan putih dan gula pasir yang diolah oleh lima orang pekerja. Pembuatan kue jawadah ini sama seperti memproduksi dodol, tapi selama perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahun selalu tetap dipertahankan, meski perayaan imlek pada tahun adanya peningkatan," katanya, Senin (9/2).
Mansen mengatakan, pesanan Kue Jawadah sejak tahun sebelumnya tetap menguntungkan. Penjualan meningkat sejak beberapa hari dibuka. Banyaknya pesanan membuat pekerja harus berupaya mengolah adonan.
Usaha yang dilakukan memproduksi kue Jawadah dengan mempertahankan tradisi musim perayaan Imlek dan bersaing dengan perajin baru kue keranjang.
"Produksi kue Jawadah tahun ini pembeli berubah dan mengalami kenaikan karena harga bahan baku berupa tepung beras ketan naik seharga Rp25 ribu/kg dan gula pasir Rp17.500/kg. Namun, jelang tahun baru masih tetap dipertahankannya meski meski harga bahan baku mahal," ujarnya.
Kue Jawadah dijual Rp40 ribu/kg semua ukuran dan tidak dijual satuan. Mansen pun menyebut usahanya selalu memelihara eksistensi warisan nenek moyang dan menjadi tambahan penghasilan rutin bagi keluarga.
"Setiap Tahun Baru Raya Imlek 2026 selalu memproduksi kue keranjang yang dilakukan di rumah serta disebut Nian Gao atau dalam dialek Hokkian adalah Ti Kwe, terbuat dari dari bahan alami mulai tepung beras ketan dan gula pasir. Bagi masyarakat Tionghoa, kue keranjang salah satu hidangan wajib ada saat Tahun Baru Imlek dan kue Jawadah Korang membawa keberuntungan memiliki makna bahan tepung ketan putih, tekstur lengket, bahan baku persaudaraan begitu erat, rasa manis suka cita, kebahagiaan, terasa kenyal bentuk kegigihan hidup dan daya tahan cukup lama kesetiaan," paparnya.
Sementara itu, pekerja kue Jadawah, Aceng Wahyudi, 50, mengungkapkan pengolahan kue keranjang tahun baru imlek mengalami peningkatan hingga usaha rumahan banjir pesanan lantaran banyak pembeli datang ke warung Mensen atau keluarga Hom Sen. Produksi kue keranjang khas imlek setiap tahun selalu ada dan cara pengolahannya menyiapkan tepung beras ketan putih dan gula pasir.
"Cara membuat kue keranjang atau dodol cukup menyiapkan bahan baku berupa gula pasir, tepung beras ketan putih, prosesnya diolah tambah air gula pasir secara merata. Selanjutnya, adonan dimasukan ke dalam keranjang yang dilapisi plastik bening dan bahan baku 1 kg membagi satu, dua, tiga, empat ukuran, di kukus selama 12 hingga 15 jam, setelah matang diangkat disimpan supaya dingin, plastik dipotong hingga siap dijual," pungkasnya. (AD/E-4)
KEPADATAN arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, Senin (23/3) sore.
Kegiatan ini menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat setempat pasca bencana tanah longsor
TPA Sarimukti kembali beroperasi H+2 Lebaran. DLH Kota Bandung kerahkan 1.025 personel dan 134 armada untuk bersihkan 71 titik sampah di pusat kota & wisata.
Jalur utama Garut-Sumedang di Selaawi tertutup total akibat longsor tebing 20 meter. Tim gabungan kerahkan ekskavator untuk evakuasi. Cek selengkapnya.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
TIGA orang meninggal dunia usai hilang tenggelam di kawasan Pantai Alor Cilangkob Tenda Biru Desa Ujunggenteng Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.
VOLUME kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 di jalur arteri nasional wilayah Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami peningkatan signifikan pada Senin (23/3).
JNGR menjadikan Kecapi Suling sebagai pertunjukan utama, seni musik yang menjadi bagian penting dari perjalanan menginap para tamu.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved