Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Wakil Kepala BGN Minta Masyarakat Awasi Limbah Dapur SPPG

Reza Sunarya
26/2/2026 20:01
Wakil Kepala BGN Minta Masyarakat Awasi Limbah Dapur SPPG
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengingatkan para pengelola SPPG di Purwakarta untuk taat prosedur dan mengurangi limbah.(MI/REZA SUNARYA)

WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Sony Sonjaya, meminta masyarakat untuk mengawasi sampah limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengelola SPPG diharapkan tidak sampai menimbulkan isu lingkungan.

"Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG)," tegasnya, di Purwakarta, Kamis (26/2).

Dia menyebutkan, saat ini terdapat 140 SPPG yang telah beroperasi di Purwakarta. Keberadaannya diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat, bukan justru memunculkan persoalan lingkungan.

“Keberadaan SPPG jangan sampai menimbulkan isu lingkungan. Tidak boleh ada air limbah yang keluar dalam kondisi berwarna dan berbau ke parit atau saluran air,” ungkapnya, saat memberikan pengarahan kepada pengelola 140 SPPG di Purwakarta.

Sonny meminta masyarakat ikut mengawasi. Apabila ditemukan air residu produksi MBG yang mencemari lingkungan, masyarakat diminta segera mengingatkan dan melaporkan agar Dinas Kesehatan dapat mengecek fungsi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“IPAL itu harus benar-benar berfungsi. Bukan sekadar ada secara fisik, tapi tidak bekerja dengan baik,” ujarnya.


Cegah Keracunan

menyinggung masih terjadinya kasus keracunan atau gangguan kesehatan akibat konsumsi MBG, Sony menegaskan bahwa hal tersebut hampir pasti terjadi disebabkan adanya pelanggaran SOP.

“Makanan yang diterima harus dicek, laik atau tidak, segar atau tidak. Kalau tidak dicek dan langsung diberikan, berarti SOP dilanggar,” tegasnya.

Dia mengingatkan seluruh pengelola SPPG untuk disiplin menjalankan SOP secara menyeluruh guna mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

“Kalau SOP dilaksanakan dengan baik, insya Allah tidak akan terjadi peristiwa keracunan,” tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner