Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Daerah Rawan Bencana, Kelurahan Cisarua di Kota Sukabumi Rutinkan Penanaman Pohon

Benny Bastiandy
08/2/2026 18:11
Daerah Rawan Bencana, Kelurahan Cisarua di Kota Sukabumi Rutinkan Penanaman Pohon
JUMAT MENANAM: Camat Cikole, Caesar Anwar, turut menanam bibit pohon di kawasan rawan bencana di Kelurahan Cisarua, Jumat (6/2/2026).(MI/Benny Bastiandi)

KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Daerah yang masih terdapat tebing itu cukup berisiko terjadi bencana, terutama tanah longsor. 

Pemerintah kelurahan setempat pun rutin menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya antisipasi bencana. Satu di antaranya menanam bibit pohon di wilayah-wilayah rawan. Camat Cikole Caesar Anwar menyebutkan, di wilayah kerjanya ada beberapa lokasi yang rawan berpotensi terjadi bencana alam. Salah satunya berada di Kelurahan Cisarua. 

"Di Kecamatan Cikole ada dua wilayah kelurahan yang kami waspadai rawan berpotensi bencana, salah satunya di Kelurahan Cisarua," kata Caesar, Minggu (8/2). 

Kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Cisarua rutin dilaksanakan setiap Jumat. Kegiatan yang dilabeli 'Jumat Menanam' itu sudah berlangsung hampir tiga tahun.

"Ini menjadi program yang inovatif. Program ini konsisten dilakukan hampir tiga tahun. Kami bekerja sama dengan Kantor Cabang Wilayah III Dinas Kehutan Jawa Barat yang memberikan bantuan bibit pohon atau tanaman," terang dia. 

Program yang dilaksanakan Kelurahan Cisarua mulai diadopsi di Kelurahan Kebonjati. Caesar berharap, semua kelurahan di Kecamatan Cikole juga bisa mengadopsi konsep program inovatif tersebut. 

"Kita nanti ekspansi ke kelurahan lainnya. Mudah-mudahan semua wilayah di Kecamatan Cikole bisa mengimplementasikannya, bahkan hingga ke seluruh kelurahan di Kota Sukabumi," pungkasnya. 

Koordinator Program Jumat Menanam Kelurahan Cisarua, Yusmeli Japar, selain penanaman pohon di daerah rawan bencana, dilakukan juga penanaman bibit buah-buahan di pekarangan rumah warga. Selain bisa menjaga kelestarian ekologis, melalui program ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi asupan buah-buahan bagi masyarakat.

"Kami terus gencarkan program ini sehingga ke depan bisa mencegah terjadinya bencana, terjaganya lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat," terang Yusmeli.

Jabatan Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Andri Kuswanda, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kelurahan Cisarua. Upaya itu merupakan bentuk pelestarian lingkungan dengan melibatkan banyak pihak. 

"Jika semua wilayah bisa mengimplementasikan program ini, kelestarian lingkungan di Kota Sukabumi diyakini akan terus terjaga dengan baik," pungkasnya. (BB/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner