Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 2025, Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat terus mewujudkan komitmennya dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan. Hal itu tercermin dari penyaluran kredit UMKM perusahaan yang mencapai Rp12,3 triliun.
"Ini menegaskan peran perusahaan mendukung pertumbuhan pelaku UMKM," ungkap Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat Nila Mayta Dwi Rihandjani, Jumat (6/2).
Dia mengatakan, realisasi tersebut menunjukan peran Bank Mandiri dalam memperluas inklusi keuangan yang berkelanjutan di level daerah. Di Jawa Barat, percepatan ekonomi rakyat merupakan fokus utama perusahaan.
“Bank Mandiri menyalurkan pembiayaan secara pruden dan terarah di seluruh segmen bisnis, selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja melalui pembiayaan sektor-sektor produktif. Pendekatan ini mendukung keberlanjutan pertumbuhan kredit sekaligus menjaga kualitas aset tetap terjaga,” tegasnya,
Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat berhasil mencatatkan kinerja bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Capaian ini mencerminkan konsistensi strategi perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis, mendorong intermediasi yang sehat, serta meningkatkan kontribusi nyata terhadap aktivitas perekonomian daerah.
Pertumbuhan kinerja Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat tidak terlepas dari fokus pada penguatan portofolio bisnis inti, optimalisasi layanan berbasis digital, serta sinergi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat regional.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko, sekaligus memastikan inklusivitas akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Terus tumbuh
Dari sisi aset, Bank Mandiri Region VI / Jawa Barat mencatatkan total aset sebesar Rp 33,9 triliun, tumbuh 7.0% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan aset ini didorong oleh peningkatan penyaluran kredit yang berkualitas serta pengelolaan likuiditas yang pruden.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Bank Mandiri Regional VI / Jawa Barat mencatatkan penyaluran kredit Rp 15,7 triliun. Realisasi penyaluran kredit tersebut didukung oleh pertumbuhan yang merata di seluruh segmen bisnis, sejalan dengan peran aktif Bank Mandiri dalam mendukung perekonomian nasional, penguatan ekonomi kerakyatan, serta penciptaan lapangan kerja.
Dari sisi pendanaan, kinerja penghimpunan dana menunjukkan pertumbuhan positif dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp69,8 triliun atau tumbuh 3.8% secara YoY.
Struktur pendanaan juga tetap solid, tercermin dari pertumbuhan dana murah (CASA) sebesar 6.4% YoY menjadi Rp60,5 triliun, sehingga likuiditas perusahaan tetap kuat dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan Bank Mandiri yang semakin terintegrasi,” ungkap Nila.
Kinerja positif itu selaras dengan bisnis Bank Mandiri secara konsolidasian yang membukukan total aset sebesar Rp2.829,9 trilun, tumbuh 16,6% secara YoY. Pertumbuhan itu selaras dengan penyaluran kredit perseroan yang tumbuh 13,4% secara YoY menjadi Rp1.895,0 triliun.
Layanan digital
Dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri Region VI/ Jawa Barat terus mengakselerasi pemanfaatan layanan digital melalui berbagai kanal perbankan. Penguatan ekosistem digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, termasuk di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses perbankan.
Transformasi digital tersebut turut berkontribusi dalam meningkatkan pengalaman nasabah (customer experience), mempercepat proses bisnis, serta mendukung penguatan basis dana dan penyaluran kredit secara berkelanjutan.
“Ke depan, Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis yang positif. Perseroan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal, guna mendorong pembiayaan sektor produktif dan memperluas inklusi keuangan,” tandas Nila.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
APRICOT akan menghadirkan lebih dari 900 pakar Internet dan pemimpin teknologi dari lebih 50 negara.
Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan dan penyekatan agar api tidak merambat ke bangunan yang lain.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Prestasi Natanael menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Kota Bandung, memiliki talenta-talenta muda yang berkelas dunia di bidang sains.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Kegiatan ini menjadi wadah pelatihan, pengembangan potensi, sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dan kepemimpinan bagi para pelajar.
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Meski telah memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan tersebut hingga kini masih terganjal kendala pengamanan di lapangan.
Polda Jawa Barat secara rutin melakukan uji laboratorium bahan pangan secara acak.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Nabilah menghadirkan rancangan SMK Luar Biasa (SMK LB) beserta Asrama Adikara Tunadaksa sebagai karya Studio Perancangan Arsitektur 4.
Selama Ramadan 2026 mendatang, Pemkab Kuningan akan menggelar 15 GPM di sejumlah titik.
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
HARGA sejumlah bahan pokok di Bandung masih tinggi atau berada di atas harga eceran tertinggi (HET).
JELANG Ramadan harga cabai merah, telur, beras, daging ayam, sayuran di sejumlah pasar tradisional merangkak naik hingga banyak para pembeli mengeluh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved