Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Ada Tambang Galian Ilegal, Jalan di 3 Kampung Rusak Parah selama 15 Tahun

Kristiadi
03/2/2026 20:59
Ada Tambang Galian Ilegal, Jalan di 3 Kampung Rusak Parah selama 15 Tahun
Pemerintah Kota Tasikmalaya membiarkan 15 tahun jalan sepanjang 10 kilometer rusak parah dilintasi ratusan hingga puluhan truk pengangkut pasir melintasi Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasik(MI/Kristiadi)

SEPANJANG 10 kilometer jalan di Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami rusak parah hampir 15 tahun. Kerusakan jalan tersebut diduga disebabkan dari aktivitas tambang galian ilegal yang beroperasi di Galunggung, Sukaratu dan Bungursari hingga banyak dikeluhkan warga.

Camat Bungursari, Sodik, mengatakan banyaknya aktivitas tambang galian ilegal yang beroperasi di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya dan Bungursari tidak hanya menimbulkan bencana longsor dan banjir. Akan tetapi, kondisi jalan sejauh 10 kilometer menuju ke Kota Tasikmalaya telah mengalami kerusakan sangat parah karena dilintasi ratusan hingga puluhan kendaraan pengangkut pasir.

"Kondisi jalan di Kampung Bengkok, Cibatu, dan Cipeuteuy, sudah 15 tahun belum ada perbaikan dari pemerintah daerah karena percuma memperbaikinya. Kerusakan jalan disebabkan dari ratusan hingga puluhan truk pengangkut pasir melewati, dan bagi tiga kampung sudah lama mereka mengeluhkan supaya ada perbaikan," katanya, Selasa (3/2).

Sodik mengatakan, kerusakan infrastruktur jalan ke Kota Tasikmalaya semakin parah lantaran ratusan truk pengangkut pasir dari Galunggung, Kecamatan Sukaratu, setiap harinya melewati jalan tersebut termasuk di Sukalaksana, Kecamatan Bungursari. Namun, kerusakan jalan bukan disebabkan dari pengasuh hotmix aspal, melainkan selama ini dipicu adanya sejumlah aktivitas tambang galian ilegal beroperasi setiap hari.

"Pemerintah daerah memang sekarang ini tengah berupaya akan memperbaiki jalan tersebut, tapi percuma saja kalau ratusan hingga puluhan truk mengangkut pasir di Sukaratu maupun Bungursari masih tetap melintas. Karena, beban kendaraan berat sangat perpengaruh merusak jalan hingga kondisinya tidak akan berlangsung lama," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tasikmalaya Hendra Budiman mengatakan, kerusakan jalan di Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, memang sangat parah lantaran digunakan oleh ratusan truk pengangkut pasir melintas di kawasan permukiman. Kerusakan infrastruktur jalan di wilayahnya sudah 15 tahun belum pernah diperbaiki, tapi pemerintah daerah sudah mengajukan anggaran ke Provinsi Jawa Barat.

"Pemerintah daerah mengajuan anggaran perbaikan sebesar Rp7,6 miliar diusulkan melalui bantuan Provinsi Jabar. Karena, lokasinya ada di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, tapi pemerintah daerah akan memperbaiki jalan berada di Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, mudah-mudahan di tahun 2026 terealisasi dengan harapan supaya truk pasir tidak lagi melalui jalan tersebut," pungkasnya. (AD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner