Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Lahan Relokasi Korban Longsor masih di Wilayah Desa Pasirlangu

Depi Gunawan
03/2/2026 19:04
Lahan Relokasi Korban Longsor masih di Wilayah Desa Pasirlangu
Pengungsi terdampak longsor Bandung Barat.(MI/Depi Gunawan)

TIGA lokasi lahan disiapkan untuk merelokasi rumah warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ketiga lokasi tersebut merupakan lahan kas desa yang dinilai aman untuk dibangun hunian baru karena telah melalui survei Badan Geologi. 

"Titiknya sudah kita identifikasi, secara visual dan diskusi ringan dengan Geologi dinyatakan aman. Kemarin sudah ada tiga titik tanah kas desa yang kita survei," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Ade Zakir, Selasa (3/2). 

Meski demikian, Pemkab Bandung Barat bersama Pemdes Pasirlangu dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasirlangu belum memutuskan lahan yang akan digunakan untuk relokasi.

Setelah lokasi ditetapkan, Pemkab Bandung Barat akan mengirimkan surat resmi kepada Badan Geologi untuk dilakukan kajian menyeluruh terkait faktor keamanan. 

Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait bantuan pembangunan rumah. 

"Nanti kalau sudah fiks, kita akan berkirim surat dan rekomendasi resmi terkait keamanan lokasi yang akan dipakai. Dari BNPB yang penting lahannya ada, nanti pembangunannya oleh BNPB," ujarnya. 

Ia menegaskan, lokasi relokasi tidak akan keluar dari wilayah Desa Pasirlangu agar tidak mengganggu mata pencaharian warga. Selain menyiapkan lahan hunian, pemerintah juga menyiapkan solusi bagi warga yang kehilangan lahan pertanian akibat longsor.

"Kita harus menyesuaikan dengan mata pencaharian warga. Mereka sebagian besar bekerja di sektor pertanian, jadi hunian jangan terlalu jauh. Itu yang akan kita support," tuturnya. 

Saat ini, tercatat sebanyak 53 rumah masuk kategori rusak berat, tertimbun material longsor, atau berada di zona rawan sehingga harus direlokasi. 

"Data sementara ada 53 rumah yang tertimbun dan terancam, tapi masih fluktuatif. Relokasinya tetap di Desa Pasirlangu karena kalau terlalu jauh dikhawatirkan tidak dihuni," ucapnya. (DG/E-4) 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner