Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pemkab Bandung Barat Incar Tanah Desa jadi Tempat Relokasi Korban Longsor Cisarua

Depi Gunawan
27/1/2026 20:02
Pemkab Bandung Barat Incar Tanah Desa jadi Tempat Relokasi Korban Longsor Cisarua
Petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.(MI/Naviandri )

PEMKAB Bandung Barat belum menemukan lahan sebagai tempat relokasi para korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Saat ini, Pemkab Bandung Barat masih melakukan pemetaan terhadap aset berupa tanah desa yang dijadikan sebagai tempat relokasi. Setelah ditemukan, lahan akan dicek pihak Geologi untuk memastikan keamanannya. 

"Sedang kita cari, inventarisasi terutama tanah kas desa, kalau sudah, kita cek dulu, aman secara geologi atau tidak, kita kaji dulu," terang Incident Commander pada bencana longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Ade Zakir, Selasa (27/1). 

Jika tidak ditemukan lahan desa, maka opsi kedua adalah dengan membeli tanah. Selain menggunakan anggaran pemerintah, pemanfaatan dana bantuan juga dijadikan opsi untuk membeli tanah relokasi. 

"Kalau pemerintah tentu melalui proses pengadaan tanah, itu butuh waktu. Donasi banyak, yang berbentuk uang mungkin bisa kita himpun untuk membeli tanah," katanya.

Pada saat kunjungan beberapa hari lalu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bandung Barat untuk segera mencarikan area relokasi bagi korban longsor. Hal itu disampaikan Gibran saat bertemu para korban longsor di lokasi pengungsian. 

"Tadi saya sudah bicara dengan Pak Bupati, mungkin nanti ada relokasi rumah, penyediaan rumah," kata Gibran. 

Gibran juga berharap agar tempat relokasi berada tak jauh dari bekas lokasi longsor.

"Mohon segera disosialisasikan di mana tempat barunya, lokasinya ke mana. Untuk lokasi baru, mohon tidak jauh dari tempat asal," ucap Gibran. (DG/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner