Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Banjir, Siswa di Cirebon masih Masuk Sekolah untuk Ambil MBG

Nurul Hidayah    
03/2/2026 18:56
Banjir, Siswa di Cirebon masih Masuk Sekolah untuk Ambil MBG
SMP Negeri 2 Pangenan, Kabupaten Cirebon, yang masih terendam banjir(MI/NURUL HIDAYAH)

SALAH satu sekolah di Kabupaten Cirebon terendam banjir. Sekali pun banjir, siswa tetap ke sekolah untuk mengambil jatah makan bergizi gratis (MBG).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasca hujan deras yang mengguyur di sejumlah titik di Kabupaten Cirebon, SMP Negeri 2 Pangenan hingga hari ini, Selasa (3/2) masih terendam banjir. Sekolah yang berada di jalur pantura tersebut terendam banjir akibat luapan Sungai Singaraja. Banjir menggenangi hampir seluruh lingkungan sekolah dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter.

Hampir seluruh ruangan tak luput dari genangan, mulai dari ruang kelas, ruang guru, hingga ruang kesiswaan. Di dalam kelas, meja dan kursi kayu milik siswa tampak terendam di bagian kaki.  

Sejumlah kursi juga diletakkan dengan posisi terbalik di atas meja.  Sekali pun hari ini cuaca cerah, genangan air di sekolah tersebut tak kunjung surut.

Akibatnya kegiatan belajar mengajar pun diliburkan. Namun sejumlah siswa tetap datang untuk mengambil jatah menu MBG mereka.

“Saya tetap berangkat sekolah, mau ambil MBG,” tutur Riska, siswi di sekolah tersebut.

Dia mengatakan sekolahnya semakin sering tergenang banjir di musim penghujan tahun ini. Semua siswa mengaku lelah dengan banjir yang selalu berulang menggenangi sekolah mereka.

Ini dikarenakan setiap banjir surut, mereka harus kembali bergotong royong membersihkan lumpur yang mengendap di ruang kelas dan halaman sekolah. “Kami pengennya ga ada banjir kaya gini,” tutur Riska.

Sementara itu hujan deras yang mengguyur pada Senin (2/2) juga merendam permukiman warga di  Desa Astanamukti, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Sampai saat ini, sejumlah rumah masih terendam.

Adapun banjir tersebut terjadi akibat hujan deras yang terus terjadi sehari sebelumnya dengan durasi panjang.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner