Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polres Subang, Jawa Barat mengevakuasi seorang ibu dan bayi dilokasi banjir. Saat menyeberangi derasnya banjir proses evakuasi berlangsung dramatis karena perahu penyelamat nyaris hanyut dan terbalik terbawa arus. Sebelumnya proses evakuasi juga dilakukan terdahap seorang nenek sedang sakit dan terjebak banjir di rumahnya.
Setelah berjibaku menerobos derasnya air banjir, ibu dan bayi bisa diselamatkan ke lokasi aman. Hingga jumat sore ketinggian air di permukiman warga yang berada di bantaran sungai Cipunagara, Pamanukan Subang kian tinggi dan menyebar hingga ke pusat kota Pamanukan.
Dengan menggunakan perahu kano, Polisi mengevakuasi seorang ibu. Sementara bayinya yang baru berusia 2 minggu, di gendong oleh seorang anggota polisi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, karena perahu kano yang ditumpangi sang ibu nyaris terbalik terseret arus. Sehingga polisi memutuskan untuk menggendong sang ibu, namun sang ibu merasakan sakit pasca melahirkan, sehingga memaksa untuk berjalan menerobos derasnya banjir dengan dibopong Polisi.
Rencananya pasangan keluarga muda itu, yang diketahui bernama Anjas dan Neng fitri, serta si buah hati laki-laki bernama Erlingga, yang berusia dua minggu akan mengungsi ke tempat saudara.
"saya berterima kasih kepada bapak bapak polisi dan tim yang sudah menyelematkan keluarga saya, rencananya kami akan mengungsi di rumah saudara," Kata Anjas.Jumat (30/1).
Sementara Sebelumnya, Polisi Polsek Pamanukan dan tenaga kesehatan melakukan evakuasi seorang lansia yang menderita sakit di tengah kepungan banjir.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Dengan menggunakan tandu, petugas membawa Nenek Tasriah menerjang derasnya air banjir, setinggi 1 meter lebih. Kemudian Nenek Tasriah dibawa dengan mobil ambulans ke puskesmas guna mendapat perawatan medis. (RZ)
PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, memiliki rumah singgah di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung untuk masyarakat yang tengah menjalani pengobatan.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
Jumlah itu terdiri dari 942 mahasiswa Program Magister, 181 mahasiswa Program Doktor dan 896 mahasiswa Program Profesi.
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Sejak awal Januari 2026. Bentani Hotel and Residence Cirebon menghadirkan program promo 24 Hours Stay.
Pameran Pernikahan Tradisional Nusantara Heritage Wedding Bride 2026 digelar di Bandung Convention Center (BCC) pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Di lokasi tambang ilegal di Kabupaten Subang terlihat adanya kerusakan alam dibiarkan dan ruang hidup warga terancam. Sementara alat berat beroperasi seolah tanpa rasa takut,
Jumlah kecelakaan yang terbanyak, selalu melibatkan sepeda motor. Persentasenya bisa mencapai di atas 75% dari total kejadian kecelakan.
Kehadiran center terbaru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kota Bandung akan pembelajaran Bahasa Inggris yang relevan, inovatif, dan berorientasi masa depan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Bank Mandiri melihat pameran ini sebagai sarana untuk memberikan literasi keuangan kepada pengunjung dan tenant yang ada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut.
Keterlibatan Polda Jabar dilakukan secara komprehensif mulai dari hulu hingga hilir.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Pemkab Bekasi tengah memproses rancang bangun rinci atau detail engineering design (DED) turap baja di bantaran Sungai Citarum. Infrastruktur itu diharapkan bisa dibangun di 3 kecamatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved