Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Longsor Cisarua Renggut Keluarga Rifal, Remaja 15 Tahun itu Kini Seorang Diri

Depi Gunawan
30/1/2026 18:34
Longsor Cisarua Renggut Keluarga Rifal, Remaja 15 Tahun itu Kini Seorang Diri
Rifai ditemani Neni berada di posko pengungsian.(MI/DEPI GUNAWAN)

SEORANG remaja 15 tahun, Muhammad Rifal Firmansyah pasrah harus kehilangan orangtua dan saudaranya akibat longsor di Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Rifal kini menjadi yatim piatu. Ayah, ibu, dan adiknya meninggal dunia tertimbun longsor. Tak hanya itu, sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.

Untuk sementara waktu, Rifal tinggal di posko pengungsian ditemani kerabat yang masih hidup demi menjaga kondisi psikologisnya.

Kabar duka pertama itu kali disampaikan oleh kakak sepupunya, Neni. Ia sempat berupaya menunda penyampaian kabar duka tersebut agar Rifal tetap tenang. Namun, kabar itu akhirnya tetap sampai kepada Rifal dan membuatnya terpukul.

"Awalnya Rifal lihat-lihat status WhatsApp saya. Tapi saya enggak berani langsung kasih tahu, takut Rifal kenapa-kenapa," kata Neni didampingi Rifal saat ditemui di Pondok Pesantren Daarut Tahfidz, Jumat (30/1).

Selama ini, Rifal memang tidak tinggal serumah dengan keluarganya. Ia bersekolah dan mondok di sebuah pesantren di wilayah Sindangkerta. Komunikasi dengan keluarga hanya dilakukan melalui telepon.

Saat mengetahui Rifal terus bersedih dan bersikeras ingin pulang, pihak pesantren akhirnya menghubungi Neni.

"Di pesantren dia terus sedih. Ustaznya sampai telepon ke saya. Rifal keukeuh ingin pulang, akhirnya dibawa dulu sama uwaknya ke Cimahi, lalu hari Minggu diantar pulang ke Pasir Kuda," tutur Neni.


Ikut mencari


Sesampainya di kampung halaman, kesedihan Rifal kian tak terbendung. Rumah yang selama ini menjadi tempat pulang telah rata dengan tanah. Mengetahui ayah, ibu, dan adiknya masih tertimbun, Rifal langsung ikut mencari dengan alat seadanya.

"Dia ke lokasi longsor malah ikut mencari. Ayah, ibu, dan adiknya berhasil ditemukan dan sekarang sudah dimakamkan," lanjut Neni.

Dari total 14 anggota keluarga besar yang menjadi korban longsor, hingga kini masih ada empat orang yang masih dalam proses pencarian. Sebagian korban telah ditemukan dan dimakamkan, sedangkan satu korban lainnya masih berada di Rumah Sakit Cibabat dan rencananya akan segera diserahkan kepada pihak keluarga.

Meski kehilangan tempat tinggal dan orang-orang tercinta, keluarga yang tersisa berusaha tetap tegar. Mereka memilih bersabar dan berserah diri kepada Tuhan, sembari terus memberikan dukungan moral kepada Rifal agar tetap melanjutkan hidup dan pendidikannya.

"Kami hanya bisa sabar dan tawakal. Rifal juga terus kami kuatkan supaya dia bisa bangkit dan tetap sekolah," tambah Neni.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner