Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Hari Keenam Operasi Pencarian, Dua Jenazah Longsor Cisarua Ditemukan

Depi Gunawan
29/1/2026 21:36
Hari Keenam Operasi Pencarian, Dua Jenazah Longsor Cisarua Ditemukan
Tenda DVI Polda Jawa Barat di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.(MI/DEPI GUNAWAN)

POSKO Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali menerima tiga kantung jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada operasi pencarian hari keenam, Kamis (29/1).

Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.

"Hari ini bertambah tiga sehingga total menjadi 55 kantung. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah sudah teridentifikasi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan di Posko DVI Polda Jabar.

Saat proses identifikasi ditemukan adanya kesamaan antara dua kantung jenazah. Setelah dilakukan rekonsiliasi data postmortem dan antemortem, kedua kantung tersebut dipastikan berasal dari satu individu dan kemudian disatukan.

"Dengan penyatuan tersebut, sisa kantung jenazah yang belum teridentifikasi saat ini tinggal 13 kantung," tuturnya.

Hendra menjelaskan, dari tiga kantung jenazah yang diterima hari ini, dua di antaranya berisi jenazah utuh dan masih dalam proses identifikasi. Sementara satu kantung lainnya berisi tulang-belulang.

Namun berdasarkan pemeriksaan forensik, baik postmortem maupun antemortem, tulang-belulang tersebut diperkirakan telah berusia lebih dari satu tahun.

"Maka tim DVI menyimpulkan bahwa tulang-belulang itu bukan korban longsor, melainkan diduga berasal dari makam keluarga yang terdampak longsor," ungkapnya.

Sementara itu, pada operasi kali ini kembali terkendala cuaca. Sejak Kamis dini hari, hujan terus mengguyur ditambah kabut dari Gunung Burangrang sehingga menyulitkan petugas SAR dalam proses pencarian.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner