Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pekerjaan Umum terus mengintensifkan pengerahan alat berat lintas balai untuk mendukung percepatan penanganan darurat serta evakuasi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pencarian dan pembersihan material longsoran berjalan optimal di tengah medan yang sulit.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan telah menginstruksikan seluruh balai di wilayah Jawa Barat agar tetap siaga dan memberikan dukungan maksimal selama penanganan darurat masih berlangsung.
“Prioritas saat ini adalah mendukung proses evakuasi dan penanganan darurat yang dilakukan oleh Basarnas bersama tim SAR gabungan, termasuk dengan menyiapkan alat berat dan sarana pendukung yang dibutuhkan,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1).
Hingga Senin pukul 14.00 WIB, delapan unit alat berat telah dioperasikan di lokasi bencana. Penggunaan ekskavator mini menjadi andalan karena dinilai lebih efektif untuk bekerja di medan sempit dan akses terbatas.
Pengerahan peralatan dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas balai teknis di bawah Kementerian PU, antara lain Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, serta BBWS Cimanuk Cisanggarung.
BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat menurunkan enam unit ekskavator PC 75 untuk membantu pembukaan material longsoran dan proses evakuasi. Sementara itu, BBWS Citarum mengoperasikan satu unit ekskavator PC 55 mini, dan BBWS Cimanuk Cisanggarung turut menambah dukungan dengan satu unit ekskavator PC 55 mini di lokasi.
Untuk mengendalikan genangan air dan lumpur, BBWS Citarum juga mengerahkan lima unit pompa alcon berkapasitas 16,7 liter per detik. Dari jumlah tersebut, dua unit telah beroperasi dan tiga unit lainnya dalam kondisi siaga. Namun, dua pompa yang sempat digunakan mengalami gangguan akibat kemasukan lumpur dan batu sehingga memerlukan perbaikan. Sebagai dukungan tambahan, satu unit mobile water tank berkapasitas 5.000 liter disiapkan untuk dikirim dari Indramayu.
Dukungan serupa juga diberikan BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan mengirimkan dua unit pompa alcon tambahan yang direncanakan mulai beroperasi pada Selasa pagi. Selain itu, satu unit ekskavator PC 55 mini dari Indramayu telah dimobilisasi dan dijadwalkan mulai bekerja efektif pada Selasa.
Di sisi lain, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Barat turut menyediakan sarana air bersih dan sanitasi bagi pengungsi. Fasilitas yang telah disiapkan meliputi tiga unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter, dua unit tangki air 4.000 liter, tujuh unit toilet portabel, serta satu unit tenda hunian darurat.
Dengan dukungan sarana dan prasarana tersebut, seluruh sumber daya kini difokuskan untuk mempercepat pencarian korban serta pembersihan material longsor. Penanganan di Cisarua menghadapi tantangan berat akibat kondisi lumpur tebal dan keterbatasan akses, sehingga optimalisasi penggunaan ekskavator mini menjadi solusi utama di lapangan. (Ant/E-3)
SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana menutup operasi SAR di hadapan tim relawan gabungan dan perwakilan keluarga korban.
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
Sebagian besar warga yang membuka lahan pertanian di sekitar area longsor mengalami gagal panen akibat akses jalan menuju kebun tertutup material longsor.
Kapolda mengecek kondisi personel yang bertugas dalam membantu pencarian dan evakuasi di lapangan.
Bantuan logistik sebanyak satu truk penuh, terdiri dari sembako, pakaian layak pakai, jas hujan, sepatu boots, serta obat-obatan
KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat mendalami dugaan pelanggaran pemanfaatan lahan di wilayah terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
OPERASI pencarian korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat dipastikan akan ditutup pada Jumat (6/2) mendatang. Namun, Basarnas akan melakukan evaluasi.
TIM Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 57 jenazah korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Total korban yang berhasil dievakuasi dari timbunan material longsor mencapai 74 kantong jenazah. Sementara itu, enam korban lainnya masih dalam proses pencarian.
Perpanjangan pencarian korban longsor Cisarua tersebut sejalan dengan status tanggap darurat bencana yang ditetapkan Pemkab Bandung Barat selama 14 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved