Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Operasi SAR Korban Longsor Cisarua Ditutup, 20 Orang Dinyatakan Hilang

Depi Gunawan
15/2/2026 19:01
Operasi SAR Korban Longsor Cisarua Ditutup, 20 Orang Dinyatakan Hilang
SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana menutup operasi SAR di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat(MI/DEPI GUNAWAN)

OPERASI SAR korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, resmi ditutup.

Selama 22 hari operasi pencarian, tim gabungan berhasil mengevakuasi 101 bodypack, sebanyak 83 bodypack di antaranya berhasil teridentifikasi. Namun demikian, masih ada 20 orang yang belum ditemukan alias hilang.

SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana menutup operasi SAR di hadapan tim relawan gabungan dan perwakilan keluarga korban.

Ia menyebut, perwakilan keluarga korban yang kerabatnya belum ditemukan, sudah dimediasi oleh pemerintah desa dan Incident Commander (IC) terkait penutupan operasi SAR yang sudah berjalan selama tiga pekan.

"Basarnas dibantu Pemda Bandung Barat menyampaikan fakta ini kepada keluarga korban. Semoga keluarga korban bisa menerima ikhlas anggota keluarga yang belum ditemukan," ungkapnya, Minggu (15/2).

Pihaknya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta permohonan maaf apabila selama pelaksanaan operasi terdapat hal-hal yang belum sepenuhnya memenuhi harapan.

"Kami memahami bahwa tidak ada kata yang mampu menggantikan kehilangan. Namun kami memastikan bahwa setiap upaya telah dilakukan secara maksimal," ujarnya.

Seiring berakhirnya Operasi SAR, sejumlah alat berat secara bertahap sudah mulai meninggalkan lokasi. Begitu pula posko yang didirikan TNI, Polri dan relawan juga telah dibongkar.

Sementara itu, warga korban terdampak longsor di zona merah kini sudah tidak tinggal di pengungsian karena mereka diberikan uang untuk mengontrak rumah selama dua bulan.

Biaya untuk mengontrak berasal dari bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan donasi Utusan Khusus Presiden Bidang Pemuda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad serta Nagita Slavina sebesar Rp3 miliar.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritche Ismail mengungkapkan, warga menerima uang sewa kontrakan ditambah kebutuhan lainnya sebesar Rp5 juta kepada 56 kepala keluarga.

"Jadi total yang terdampak ditambah warga di zona merah semuanya Rp320 juta. Di awal Pak KDM sudah menitipkan Rp134 juta, sisanya Rp186 juta, yang sudah diserahkan kepada setiap warga terdampak," ungkapnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner