Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Peringati Hari Braille Sedunia Bersama 104 Tunanetra

Kristiadi
29/1/2026 21:26
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Peringati Hari Braille Sedunia Bersama 104 Tunanetra
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra bersama penyandang disabilitas tunanetra.(MI/KRISTIADI)

SEBANYAK 104 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) penyandang disabilitas tunanetra dari Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menggelar peringatan Hari Braille Sedunia. Kegiatan baca dan tulis itu diinisiasi oleh Paguyuban Disabilitas Tasikmalaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya literasi Braille bagi penyandang tunanetra.

Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra. Dia mengatakan, peringatan ini menjadi momen penuh kehangatan, karena dirinya bisa berinteraksi langsung dengan anak-anak difabel. Dia bisa memberikan semangat dan motivasi kepada mereka yang hadir bersama orangtua masing-masing.

"Kami berkesempatan belajar menulis huruf braille yang dipandu oleh mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menjadi mentor anak-anak difabel. Saya bisa berbagi pengalaman hidup dan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan. Karena, di balik kekurangan selalu ada kelebihan yang Tuhan titipkan. Sebaliknya, tidak sedikit orang tampak memiliki kelebihan, tapi menyimpan kekurangan di sisi lainnya," katanya, Kamis (29/1).

Diky mengapresiasi sejumlah perusahaan kuliner yang telah membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Langkah tersebut menunjukkan difabel memiliki kemampuan dan potensi yang setara untuk berkontribusi di dunia kerja.

Tidak sedikit penyandang disabilitas yang berprestasi sebagai atlet. Mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.

"Prestasi yang diperoleh oleh atlet difabel menjadi bukti keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang berprestasi. Di Kota Tasikmalaya, fasilitas ramah difabel masih sangat perlu ditingkatkan. Kami terus berikhtiar melalui berbagai program yang ada,," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban disabilitas Tasikmalaya Tata Tajudin mengungkapkan, peringati Hari Braille Sedunia bukan hanya sekedar seremoni tahunan. Ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya literasi Braille bagi penyandang tunanetra.

"Penyandang disabilitas dalam kegiatan ini, penuh gembira. Siswa bisa menulis cerita pendek tentang kota, tempat mereka tinggal, tentang mimpi, cita-cita, harapan hidup di tengah keterbatasan penglihatan," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner