Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Polda Jawa Barat bersama Polres Tasikmalaya Kota melakukan penutupan seluruh aktivitas tambang emas rakyat berada di lahan milik Perhutani Blok Cengal, Desa Karanglayung, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Penutupan galian tambang emas ilegal di wilayah tersebut, berpotensi menimbulkan bencana longsor dan banjir.
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan Perhutani, Dinas Lingkungan Hidup Tasikmalaya, tim ahli didampingi unsur pemerintah Desa, Camat Karangjaya dan Ketua Koperasi Tunggal Mandiri Bersatu (TMB). Langkah tersebut, sebagai respon atas keresahan masyarakat dapat berpotensi menimbulkan bencana alam.
Ketua Koperasi Tunggal Mandiri Bersatu (TMB) Cucu Sugiat, apresiasi langkah yang dilakukan aparat penegak hukum langsung menutup aktivitas tambang emas rakyat di lahan milik Perhutani yang mana selama ini hanya satu beroperasi. Namun, penutupan yang dilakukan di Blok Cengal, Desa Karanglayung, sudah memasang garis polisi di lubang yang diduga luput dari penindakan.
"Sebelum menutup tambang galian emas rakyat diambil, penutupan hanya menyasar penambang kecil tapi lubang yang diduga milik pemodal besar tetap beroperasi dan melakukan pengolahan. Kondisi tersebut, menjadi pemicu kegaduhan lantaran dari masyarakat merasa tidak mendapatkan keadilan ketika tambang kecil di police line dan kami berharap rasa keadilan kembali dirasakan," katanya, Kamis (22/1).
Cucu mengatakan, pihaknya menilai ada ketimpangan penegakan hukum terutama dalam aktivitas penutupan tambang emas rakyat hingga telah memecah hubungan antarpenambang. Namun, pertambangan emas rakyat telah berlangsung lama dan menjadi mata pencaharian warga sekitar meski selama ini seorang pemilik tambang emas menutup diri serta sulit berdialog.
"Kami bersama APRI telah menginisiasi duduk bersama menyelesaikan persoalan secara musyawarah dan upaya tersebut tidak pernah direspons. Kami menduga ada dukungan tidak langsung atas pelaporan Kepolisian justru menjadi pemicu utama kegaduhan tambang emas rakyat, tetapi di Kecamatan Karangjaya tinggal selangkah memperoleh Izin Pertambangan Rakyat (IPR)," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Tasikmalaya, Hendra Bima mengatakan, tambang dan pengolahan emas rakyat yang beroperasi sekitar lokasi sudah dipasang garis polisi oleh aparat gabungan. Namun, persoalan yang terjadi bukan pada para penambang tapi pemerintah belum siap menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
"Pemerintah belum siap dengan proses Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan selama ini bagi rakyat sebagai buruh penambang juga sudah kehilangan mata pencaharian. Kami menyayangkan sikap ego elite tambang yang memicu konflik di internal, ketimbang mencari solusi dan berdampak langsung pada kehidupan ekonomi warga," pungkasnya. (H-1)
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam menyebabkan kolam ikan longsor menimpa rumah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Hujan dengan intensitas lebat juga diduga menyebabkan tanah longsor menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Sebagian keluarga besarnya juga turut menjadi korban dalam peristiwa memilukan tersebut.
Dengan tambahan tersebut, total kantung jenazah yang diterima hingga saat ini berjumlah 55 kantung. Dari jumlah itu, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved