Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pemkot Bandung Perkuat Kualitas RTH dan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Wilayah

Naviandri
28/1/2026 19:09
Pemkot Bandung Perkuat Kualitas RTH dan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Wilayah
Salah satu ruang terbuka hijau di Kota Bandung(MI/NAVIANDRI)

PEMERINTAH Kota Bandung terus memperkuat kualitas ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana berbasis wilayah sebagai bagian dari upaya pembangunan kota yang berkelanjutan.

Penambahan RTH ke depan tidak hanya difokuskan pada luasan, tetapi juga pada kualitas ekologisnya, terutama fungsi serapan air dan produksi oksigen.

“Itu sebabnya tahun 2026 ini akan dirancang sedemikian rupa sehingga target penambahan RTH-nya itu kita lakukan tidak hanya secara fisik tetapi juga secara kualitas,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Rabu (28/1).

Menurut dia, hasil audit sementara menunjukkan beberapa RTH memiliki luasan yang memadai, namun kualitas tanahnya belum mendukung fungsi lingkungan secara optimal.

“Dari hasil audit sementara menunjukkan bahwa ada beberapa RTH yang luasannya cukup tetapi ternyata tanahnya lempung atau bawahnya batu, sehingga resapan airnya kurang,” terangnya.

Untuk itu, kata Farhan, Pemkot Bandung tengah mencari lahan-lahan yang memiliki daya dukung lingkungan lebih baik dan produksi oksigennya tinggi, serapan airnya juga tinggi. Selain penguatan RTH, juga penting untuk kesiapsiagaan bencana yang melibatkan peran aktif masyarakat di tingkat kewilayahan.

"Saya mengapresiasi respons cepat warga dalam menghadapi kejadian bencana di lingkungan masing-masing. Alhamdulillah, program prakarsa yang sudah kita gulirkan di 151 kelurahan itu mendapat tanggapan yang sangat baik. Masyarakat lebih terlibat, lebih semangat untuk menanggulangi berbagai permasalahan bencana langsung oleh warga beserta dengan aparat kewilayahan,” jelasnya.

Farhan menambahkan, Pemkot Bandung terus menyosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat melalui program Siskamling Siaga Bencana. Partisipasi masyarakat sangat penting, khususnya di tingkat kewilayahan, dalam antisipasi yang sudah dijalankan dalam sosialisasi Siskamling Siaga Bencana.

"Program tersebut kini menjangkau lebih dari separuh wilayah RW di Kota Bandung atau lebih dari 75 dari 151 kelurahan. sejak 22 September tahun lalu sampai hari ini kita sudah menyentuh lebih dari 50% RW. Insya Allah mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” sambungnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner