Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Dari Jalanan di Jakarta ke Bangku Sekolah di Sumedang, Fikri ke Sekolah Rakyat.

Sugeng Sumariyadi
30/3/2026 18:43
Dari Jalanan di Jakarta ke Bangku Sekolah di Sumedang, Fikri ke Sekolah Rakyat.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengantar Fikri bersekolah di hari pertama.(ISTIMEWA)

PEMERINTAH Kabupaten Sumedang berhasil memulangkan M Fikri Ibrahim, 6, ke daerah asalnya, Desa Sukaraja, Kecamatan Cibugel. Sebelumnya,  dia berada di Jakarta bersama neneknya.

Sang bocah, sehari-harinya memungut plastik dan sampah untuk menyambung kehidupannya.

Fikri mendapat perhatian aparat kepolisian. Pemkab Sumedang pun mengembalikannya ke kampung halaman.

Senin (30/3), Fikri sudah mulai sekolah di Sekolah Rakyat Sumedang. Dia diantar langsung Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir.

“Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Dari kejadian ini, kita semua belajar bahwa negara harus hadir. Hari ini, kita bersama-sama melihat hikmah itu,” ujar Bupati Dony.

Dia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu, mulai dari jajaran kepolisian di Jakarta dan Sumedang, Sekretariat Kabinet, PMI, hingga perangkat daerah yang bergerak cepat memberikan perhatian terhadap kondisi Fikri dan keluarganya.

Penanganan yang dilakukan tidak setengah-setengah. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Polres Sumedang dan berbagai instansi terkait bergerak secara terpadu dan komprehensif.

Mulai dari pemberian bantuan kebutuhan pokok, pengurusan administrasi kependudukan, hingga jaminan akses layanan kesehatan seperti BPJS.

Tak hanya itu, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) juga diberikan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan PMI. Sang ibu pun mendapatkan bantuan modal usaha untuk memperkuat ekonomi keluarga.

“Yang terpenting, masa depan Fikri harus kita pastikan. Hari ini kita antar dia masuk Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang digagas pemerintah pusat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis,” jelasnya.


Anak cerdas


Kapolres Sumedang AKB Sandityo menuturkan, Fikri adalah sosok anak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keluarganya. Ia mulai memulung atas inisiatif sendiri untuk membantu sang nenek.

“Fikri ini anak yang cerdas. Dia belum pernah mengenyam pendidikan sebelumnya, tapi sudah mulai kami ajarkan dasar-dasar seperti mengenal warna. Perkembangannya cukup baik,” ungkapnya.

Selain Fikri, adiknya Naufal juga turut mendapatkan perhatian dengan dimasukkan ke pendidikan anak usia dini agar hak pendidikan keduanya terpenuhi sejak dini.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner