Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

ExxonMobil Indonesia Perkuat Pendidikan STEM di ‘Sekolah Rakyat’

Media Indonesia
17/3/2026 07:45
ExxonMobil Indonesia Perkuat Pendidikan STEM di ‘Sekolah Rakyat’
(Dari kiri ke kanan): Presiden Direktur ExxonMobil Indonesia Wade Floyd, Senior Vice President sekaligus Anggota Komite Eksekuritf Exxon Mobil Corporation Jack Williams, dan VP Public & Government Affairs Dave Seta menyaksikan para siswa SRMA 10 Margaguna,(Dok ExxonMobil)

SEMANGAT belajar dan antusiasme para siswa mewarnai suasana di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Rabu (11/3). Hari itu menjadi momen istimewa karena Senior Vice President sekaligus Anggota Komite Eksekutif Exxon Mobil Corporation, Jack Williams, dan Presiden ExxonMobil Indonesia, Wade Floyd, hadir dalam acara kick-off program pendidikan berbasis STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika). 

Program tersebut menandai dimulainya langkah baru bagi sekolah tersebut dalam mendalami dunia robotik dan koding melalui program pendidikan STEM.

Kepala Sekolah SRMA 10 Margaguna, Ratu Mulyanengsih, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan nyata yang diberikan oleh ExxonMobil Indonesia. 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Harapannya, melalui bantuan ini, SRMA 10 dapat membangun kurikulum dan fondasi pendidikan berbasis STEM yang kuat, guna mendidik anak-anak agar memiliki daya nalar kritis dan kreativitas yang dibutuhkan di masa depan,” ujar Ratu di sela-sela acara.

Lewat kemitraan dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI), ExxonMobil Indonesia membawa kurikulum STEM yang dikemas melalui aktivitas berbasis proyek di tiga lokasi Sekolah Rakyat. Tujuannya sederhana: menyalakan rasa ingin tahu siswa agar mereka berani bermimpi untuk melanjutkan studi dan berkarier di bidang sains dan teknologi. 

Pendidikan STEM merupakan kunci penting untuk membuka inovasi dan mempersiapkan generasi masa depan. Kemajuan hanya dapat tercapai melalui fondasi pendidikan yang kuat. Dengan melibatkan para pendidik serta komunitas lokal, inisiatif ini mendorong terciptanya lingkungan belajar di mana sains, teknologi, teknik, dan matematika tidak lagi dipandang sebagai bidang yang sulit, tetapi sebagai pendorong utama perkembangan bangsa. Upaya tersebut juga menjadi bentuk dukungan bagi anak muda Indonesia agar siap bersaing dan memimpin di kancah industri global. 

Pada akhirnya, langkah ini sejalan dengan visi besar Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pendidikan berkualitas yang inklusif. 

Dengan memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan modern secara merata, program ini membantu memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Harapannya, dari ruang kelas di Sekolah Rakyat inilah akan lahir generasi unggul yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih tangguh dan inovatif. (RO/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik